Napi Lapas Perempuan Denpasar Akan dapat Remisi Idul Fitri, Kalapas Minta Hafalkan Ayat Kursi

Bagi para narapidana tentunya momen Hari Raya Idul Fitri juga sangat dinanti untuk mendapatkan remisi atau pengurangan masa pidana

Napi Lapas Perempuan Denpasar Akan dapat Remisi Idul Fitri, Kalapas Minta Hafalkan Ayat Kursi
Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati
Suasana di dalam Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar, Kerobokan, Badung, Bali beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seluruh umat muslim di dunia tentu menyambut bulan Suci Ramadan dengan penuh suka cita.

Hari Raya Idul Fitri merupakan momen merayakan kemenangan yang dinanti setelah sebulan berpuasa menahan lapar, haus dan hawa nafsu.

Tidak hanya soal itu, momen Hari Raya Idul Fitri tentu bukan hanya soal kegembiraan merayakan kemenangan.

Bagi para narapidana tentunya momen Hari Raya Idul Fitri juga sangat dinanti untuk mendapatkan remisi atau pengurangan masa pidana.

Baca: Gagal Raih Kursi DPR RI, Begini Respon Ahmad Dhani Saat Ditanya Wartawan

Baca: Gelar Pertemuan dengan KPK, Pemprov Bali Matangkan Rencana Penerapan Sistem PHR Online

Kalapas Perempuan Kelas IIA Denpasar, Lili mengingatkan, kembali kepada para narapidana muslim yang akan mendapatkan remisi khusus pada Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah nanti, untuk tetap berperilaku baik dan senantiasa manjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Hal ini diungkapkan saat berlangsung Pondok Ramadan bertajuk "Membentuk Kepribadian yang Disiplin dalam Beribadah" di Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar, Kerobokan, Badung, Bali, Selasa (14/5/2019).

Namun, Lili juga mengimbau, selain memenuhi syarat dengan diberikannya remisi khusus Hari Raya Idul Fitri, para narapidana diminta untuk menghafal Ayat Kursi yang menjadi salah satu dari program kegiatan keagamaan di dalam lapas.

Baca: Tiga Daerah di Bali Ini Rentan Terhadap Peredaran Narkoba, BNN Gandeng BUMN Lakukan Upaya Recovery

Baca: S4DEWA Rilis Single dan Video Klip Perdana Berjudul Dynda

"Kami ingin mereka lebih memperdalam ilmu agama. Selain itu, agar saat mereka keluar dari lapas nanti ada nilai plusnya, termasuk nilai keagamaannya," ucap Lili kepada Tribun Bali, Selasa (14/5/2019).

Mengahafalkan Ayat Kursi merupakan kebijakan dari Kalapas Perempuan Kelas IIA Denpasar.

Berdasarkan data yang Tribun Bali himpun, Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar saat ini dihuni oleh 197 warga binaan.

99 orang merupakan warga binaan beragama Islam.

(*)

Penulis: Noviana Windri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved