Pariwisata Nusa Penida Makin Berkembang, Pengawasan CCTV Baru Terpasang di Satu Titik

Meski pariwisata di Nusa Penida kian berkembang dan membutuhkan pengawasan lebih, namun ia hanya menempatkan satu CCTV di Kecamatan Nusa Penida

Pariwisata Nusa Penida Makin Berkembang, Pengawasan CCTV Baru Terpasang di Satu Titik
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Jembatan Kuning yang menghubungkan Pulau Lembongan dan Pulau Ceningan di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, akhinya dinyatakan rampung, Jumat (24/2/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Klungkung, I Wayan Parna membuka aplikasi CCTV saat ditemui di kantornya, Selasa (14/5/2019).

Ia lalu tersenyum, karena satu-satunya CCTV di Nusa Penida kembali beroperasi dan dapat terkoneksi ke layar ponsel pintarnya.

Kata dia, stafnya harus bolak-balik ke Nusa Penida karena adaptor CCTV rentan mengalami kerusakan.

"Sudah tiga kali adaptor CCTV di Nusa Penida rusak. Padahal ini satu-satunya CCTV di Nusa Penida," ujar Parna.

Meski pariwisata di Nusa Penida kian berkembang dan membutuhkan pengawasan lebih, namun ia hanya menempatkan satu CCTV di Kecamatan Nusa Penida. Itu pun hanya di pasang di sekitar jembatan kuning.

Kadiskominfo Klungkung membuka realtime rekaman CCTV di Nusa Penida, Senin (14/5/2019).
Kadiskominfo Klungkung membuka realtime rekaman CCTV di Nusa Penida, Senin (14/5/2019). (Tribun Bali/Eka Mita Suputra)

Kata Parna, hal ini karena listrik di Nusa Penida kerap mati sehingga rentan merusak perangkat CCTV.

Selain itu, sinyal internet yang tidak merata juga membuat Dinas Kominfo urung melakukan pemasangan CCTV di Nusa Penida.

"Internet juga perlu karena CCTV kami langsung terhubung ke server sehingga bisa juga dipantau masyarakat secara realtime melalui aplikasi. Tapi di Nusa Penida listrik sering mati. Selain rentan merusak adaptor, kami juga sering bolak-balik atur ulang CCTV setelah listrik hidup kembali," ungkap Parna.

Kondisi itu membuat Diskominfo tidak memiliki rencana melakukan penambahan CCTV di Nusa Penida. Padahal wilayah ini perlu pengawasan lebih, karena berkembangnya aktivitas wisata.

Terlebih rentannya terjadi tindakan kriminal karena banyaknya pelabuhan atau pintu masuk menuju Nusa Penida.

"Idealnya kan CCTV dipasang disetiap pintu masuk (pelabuhan) di Nusa Penida. Tapi kembali, kondisi listrik seperti itu membuat kami belum bisa tambah CCTV di Nusa Penida. Saya juga telah sempat sampaikan keluhan ini ke PLN," jelas Parna.

Berbeda halnya dengan di Klungkung daratan. Setidaknya Diskominfo telah memasang 24 CCTV tersebar di tiga Kecamatan di Nusa Penida.

CCTV terkoneksi langsung dibebebrapa lokasi, seperti pasar, Monumen, dan Balai Budaya. Keberadaan CCTV ini cukup bermanfaat  untuk mengungkap beberapa kasus kriminal yang terjadi di jalan raya atau di area publik di Klungkung.

Ada beberapa kasus di Klungkung, yang akhirnya terungkap karena rekaman CCTV. Misalnya kasus pencuian sepeda motor di Desa Akah, serta kasus pengeroyokan yang sempat terjadi di depan Monumen Puputan Klungkung dan kasus laka lantas. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved