Pemicu Keributan Berujung Aksi Pemukulan Anggota DPRD Bali Diduga Saling Balas Komentar di Grup WA

Kasus pemukulan Dewa Nyoman Rai terhadap I Kadek Diana terjadi diduga berawal dari ribut dan saling balas komentar di grup WhatsApps (WA) Fraksi PDIP.

Pemicu Keributan Berujung Aksi Pemukulan Anggota DPRD Bali Diduga Saling Balas Komentar di Grup WA
TRIBUN BALI
Aksi Pemukulan Anggota DPRD Bali, Saksi Mata Ungkap Dewa Rai Sempat Lakukan Hal Tak Biasa 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -- Kasus pemukulan Dewa Nyoman Rai terhadap I Kadek Diana terjadi diduga berawal dari ribut dan saling balas komentar di grup WhatsApps (WA) Fraksi PDIP.

Hal ini diungkapkan Ketua DPRD Bali, I Nyoman Adi Wiryatama, yang juga bergabung di grup WA tersebut.

Adi Wiryatama pun sudah pernah menyarankan keduanya agar tidak ribut di grup WA internal fraksi itu.

Baca: Oknum Anggota DPRD Ini Dilaporkan ke Polisi oleh Seorang Wanita Terkait Dugaan Penipuan

“Jadi terus saling sambung (balas komentar). Saya melihat juga kondisi psikis Dewa Rai karena dia tidak lolos, keluarganya ada masalah, kemudian itu menjadi terakumulasi,” terang politikus senior PDIP ini saat ditemui di ruangannya, Selasa (14/5) siang.

Kadek Diana mengakui di Fraksi PDIP memang mempunyai grup WA.

Selain anggota Fraksi PDIP, di grup WA itu juga ada Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama serta Ketua DPD PDIP Bali yang juga Gubernur Bali, I Wayan Koster.

Baca: Dewa Rai 2 Kali Pukuli Kadek Diana, Begini Kronologi Pemukulan Anggota DPRD Bali Sesama Fraksi PDIP

Diana menegaskan selama ini sudah membicarakan seluruh persoalan dengan 24 orang anggota grup WA tersebut, termasuk terlapor Dewa Nyoman Rai.

“Saya selaku ketua (fraksi) sudah melakukan fungsi pembinaan, kalaupun kinerja tidak bagus, seharusnya saya sudah diperingatkan oleh Ketua DPD. Namun jika persoalannya karena berbeda pendapat, apa itu menjadi alasan dan pembenaran untuk memukul saya,” kata Kadek Diana di Polda Bali, kemarin.

Kadek Diana pun mengaku tak punya persoalan pribadi selama ini dengan Dewa Rai.

Karenanya ia tak tahu pasti apa yang menjadi penyebab dari pemukulan ini.

Halaman
1234
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved