Tradisi 'Ngarap Sawa' Prati Sentana Sri Arya Sentong, Membakar Semangat Arak Mayat ke Kuburan

Warga Banjar Bugbugan, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Tabanan, masih menjaga tradisi ngarap sawa (mayat)

Tradisi 'Ngarap Sawa' Prati Sentana Sri Arya Sentong, Membakar Semangat Arak Mayat ke Kuburan
Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan
Suasana saat prosesi ngarap sawa di Banjar Bugbugan, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Tabanan belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Warga Banjar Bugbugan, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Tabanan, masih menjaga tradisi ngarap sawa (mayat).

Ini adalah prosesi memindahkan sawa dari bale menuju ke wadah atau bade untuk selanjutnya diarak menuju setra setempat.

Tradisi ini dilaksanakan oleh Keturunan Sri Arya Sentong yang tinggal di Banjar Bugbugan untuk pitra yadnya.

Prosesinya pun berlangsung seru sebab yang dilibatkan adalah anak-anak muda dengan iringan baleganjur.

Bendesat Adat Bugbugan, I Gusti Ngurah Sanjaya menjelaskan, tradisi ngarap sawa ini sudah berlangsung turun temurun sejak dahulu.

Tak ada sastra tertulis untuk prosesi ini melainkan hanya warisan budaya leluhur yang masih dilestarikan.

“Tidak ada ritual khusus. Kalau sudah mau memindahkan jenazah menuju wadah, itu dinamakan ngarap. Tapi prosesinya tidak sampai mengoyak-ngoyak layon, kami biasa-biasa saja paling turun, maju, mundur, maju, mundur, begitu seterusnya dengan diiringi gamelan baleganjur,” tuturnya, Selasa (14/5).

Tradisi ini sebenarnya dilaksanakan oleh lingkup keluarga saja. Artinya dilaksanakan oleh lingkung keluarga dari keturunan Sri Arya Sentong yang tinggal di Banjar Bugbugan.

Sebab, saat ini ada 250 KK dari 350 KK yang di Banjar Bugbugan merupakan keluarga. Pada prosesi ini pun orangtua tak dilibatkan, melainkan dilaksanakan oleh sejumlah anak-anak muda.

Ngurah Sanjaya menjelaskan, ngarap sawa boleh disebut menjalankan sebuah kebiasaan yang bertujuan untuk membakar semangat khususnya para anak muda.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved