Soal Gaji Guru Kontrak yang Belum Dibayar Pemprov, Boy Sebut Sudah Dicairkan Kecuali di Mendoyo

Adanya keterlambatan pembayaran gaji guru kontrak SMA/SMK di Provinsi Bali, mendapat respons dari Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Bali

Soal Gaji Guru Kontrak yang Belum Dibayar Pemprov, Boy Sebut Sudah Dicairkan Kecuali di Mendoyo
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Bali, Ketut Ngurah Boy Jayawibawa. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR-Adanya keterlambatan pembayaran gaji guru kontrak SMA/SMK di Provinsi Bali, mendapat respons dari Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Bali, Ketut Ngurah Boy Jayawibawa. 

Ketika dikonfirmasi, Boy mengaku minggu ini gaji yang menjadi hak para guru kontrak di Lingkungan Pemprov Bali sudah dibayarkan.

Namun salah satu SMA di Mendoyo, gaji guru kontraknya masih belum bisa dicairkan karena adanya kesalahan administrasi.

Boy menyebut, khusus untuk guru kontrak di Mendoyo kini sudah diproses, dan kepala sekolahnya sudah merevisi kesalahannya.

“Sudah cair semua minggu ini, kecuali sampai malam kemarin yang (belum cair) di Mendoyo, Jembrana. Karena ada beberapa kesalahan (administrasi), yang lainnya sudah kita progress satu minggu ini semua selesai,” kata Boy saat dihubungi Tribun Bali, Kamis (16/5/2019).

Bahkan, kata Boy, bukan hanya gaji bulan Februari, Maret, April saja yang akan dibayarkan namun gaji hingga Bulan Mei segera akan dicairkan.

Baca: Dinas Penanaman Modal Denpasar Gelar Perizinan Keliling, Catat Tanggalnya  

Baca: Hasil Riset LD FEB UI Tahun 2018: GOJEK Sumbang Rp 1,9 Triliun ke Perekonomian Denpasar

Mengenai sistem pembayarannya dilakukan dengan non tunai, atau akan langsung masuk ke rekening guru kontrak bersangkutan.

Ia melanjutkan terkait gaji guru OJTM  (Orang per Jam Tiap Mengajar) atau guru honorer, yang sudah dibayarkan adalah 90 persen,  sisanya belum dibayarkan karena adanya kendala administrasi, seperti harus dihitung jam mengajarnya.

“Tapi  sebagian yang sudah benar administrasinya sudah dibayarkan,” ujarnya.

Adapun jumlah guru kontrak Provinsi tahun 2018 adalah sekitar 2.700 orang namun sekitar 700 orang sudah diangkat menjadi PNS dan PPPK.

Halaman
123
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved