WN Bulgaria Kepergok Pasang Skimming, Hanya Dikenakan Wajib Lapor

Dua orang warga negara Bulgaria, KZI (24) dan GZI (25) diamankan aparat Polsek Nusa Penida

WN Bulgaria Kepergok Pasang Skimming, Hanya Dikenakan Wajib Lapor
Polres Klungkung
WARGA BULGARIA -¬† Dua warga negara Bulgaria yang¬†kedapatan melakukan upaya skimming di ATM BRI Kampung Toya Pakeh Nusa Penida. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Dua orang warga negara Bulgaria, KZI (24) dan GZI (25) diamankan aparat Polsek Nusa Penida.

Keduanya kepergok hendak memasang skimming atau upaya pencurian data nasabah bank.

Namun mereka belum ditahan, hanya dikenakan wajib lapor.

Kapolres Klungkung Kompol I Komang Reka Sanjaya menjelaskan, penangkapan kedua pelaku pada Senin (13/5/2019).

Hal itu berawal dari kecurigaan warga melihat gerak-gerik kedua wisatawan saat berada di ATM BRI di Kampung Toya Pakeh, Nusa Penida.

Baca: Balas Baliku! Persebaya Tanpa Lima Pemain Utama ke Bali, Teco Kemungkinan Simpan Wawan dan Bachdim

Baca: Tanaman Bermakna Positif Dalam Filosofi Feng Shui, Jadi Jangan Ragu Berkebun atau Menanam Pohon!

Warga setempat, Ahmad Fahrozi (24) selama tiga hari memantau gerak-gerik mencurigakan wisatawan tersebut di mesin ATM BRI Kampung Toya Pakeh. 

Jarak mesin ATM hanya 10 meter dari kediaman Fahrozi.

Pada Senin (13/5/2019) sekitar pukul 23.40 Wita, Ahmad Fahrozi bersama teman-temannya mendekati mesin ATM dan mendapati kedua WNA tersebut sedang memasang kabel pada mesin ATM.

Ketika dipergoki, kedua WNA itu panik.

Baca: Tak Melulu Negatif, Riset Ini Klaim Bergosip Menguatkan Ikatan Sosial dengan Orang Lain

Baca: Lupa Mengucapkan Niat Puasa Ramadan, Begini Solusinya Agar Puasamu Tetap Sah

Mereka sempat menawarkan sejumlah uang kepada Fahrozi agar tidak melaporkan kejadian tersebut kepada polisi, namun Fahrozi menolak.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved