Bawa Kabur Motor Majikan, Residivis Kasus Pencurian Dituntut 2,5 Tahun

Pernah mendekam di penjara selama setahun dalam kasus pencurian tidak membuat Mohamad Rhevi Sabtiawan (29) jera

Bawa Kabur Motor Majikan, Residivis Kasus Pencurian Dituntut 2,5 Tahun
Tribun Bali/I Putu Candra
Rhevi seusai menjalani sidang di PN Denpasar. Residivis ini dituntut 2,5 tahun karena membawa kabur sepeda motor majikannya. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pernah mendekam di penjara selama setahun dalam kasus pencurian tidak membuat Mohamad Rhevi Sabtiawan (29) jera.

Bebas dari penjara tidak membuat ia jera, dan justru kembali bertindak kriminal.

Yakni membawa kabur sepeda motor majikannya.

Atas perbuatannya, Rhevi dituntut penjara selama dua tahun dan enam bulan (2,5 tahun).

Demikian disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rika Ekayanti saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (16/5/2019) kemarin.

"Kamu pernah dipenjara juga kasus pencurian. Ini yang kedua kali kamu kena kasus. Nggak ada kapok kamu," ucap Hakim Ketua IGN Putra Atmaja, usai terdakwa dituntut dan memohon dihukum ringan.

Mendengar pernyataan hakim tersebut, terdakwa kelahiran Jakarta 1989 tidak menjawab dan hanya menganggukkan kepala.

Baca: BRI Bagikan 2.000 Paket Sembako Gratis dan Gelar Buka Puasa Bersama

Baca: Antisipasi Antrean Mudik Lebaran 2019, ASDP Gilimanuk Akan Buka 10 Loket Roda 2 dan 8 Loket Roda 4

Sementara di sisi lain, jaksa kembali menegaskan tetap pada tuntutan yang telah diajukan.

Terdakwa sendiri membawa kabur sepeda motor Honda Beat milik DR IBA Putra Santika dan Ketut Sri Ambararini (keduanya saksi korban) untuk digunakan sebagai kendaraan pribadi.

Saksi korban adalah majikan terdakwa.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved