Dua Dokumen PT Pelindo III Dinyatakan Tertutup, Ini Langkah Walhi Bali Selanjutnya

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Bali akan melakukan diskusi internal soal penetapan dua dokumen Pelindo III yang bersifat tertutup

Dua Dokumen PT Pelindo III Dinyatakan Tertutup, Ini Langkah Walhi Bali Selanjutnya
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Sidang sengketa informasi antara Walhi Bali dengan PT Pelindo III Cabang Benoa dengan agenda pembacaan putusan di Komisi Informasi Provinsi Bali, Jumat (17/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Bali akan melakukan diskusi internal terlebih dahulu guna menyikapi putusan Komisi Informasi yang menetapkan dua dokumen dari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Cabang Benoa bersifat tertutup.

Kedua dokumen yang dinilai bersifat tertutup itu diantaranya Matrik dan Peta Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dalam dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL), serta Matrik dan Peta Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) dalam dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL).

Direktur Eksekutif Walhi Bali I Made Juli Untung Pratama menilai, segala bentuk dokumen yang diminta pihaknya ke PT Pelindo III Cabang Benoa merupakan bersifat terbuka yang tentu saja boleh diakses oleh publik.

"Tidak ada sangkut pautnya dengan kekayaan intelektual, tidak ada sangkut pautnya dengan bisa merugikan perusahaan sebagaimana yang sering diutarakan oleh pihak Pelindo III," kata Juli.

Baca: Bertemu Pena NTT, Koster Ungkap Alasannya Gratiskan Stan PKB: Kalau Cari Uang di Tempatnya

Baca: Air Berkah dengan Apri Dharma akan Diarak dari Candi Mendut ke Candi Borobudur Sabtu Ini

Hal itu Juli jelaskan saat ditemui awak media seusai mengikuti sidang sengketa informasi dengan agenda pembacaan putusan yang berlangsung di Komisi Informasi Provinsi Bali, Jumat (17/5/2019).

Dalam sidang itu majelis hakim yang dipimpin oleh I Gde Agus Astapa dibantu oleh Anggota Majelis I Ketut Suharya Wiyasa dan Gusti Ngurah Wirajasa, memutuskan ada empat informasi yang wajib dibuka ke publik oleh PT Pelindo III Cabang Benoa dan dua Informasi yang dinyatakan tertutup.

Permohonan Walhi Bali yang dikabulkan diantaranya dibukanya informasi soal izin lokasi kegiatan dan izin pelaksanaan kegiatan reklamasi beserta lampiran dan dokumen pendukungnya yang dikeluarkan oleh Kementrian Perhubungan RI.

Selain itu juga dikabulkan untuk dibukanya informasi izin lingkungan kegiatan reklamasi serta izin kerangka acuan analisis dampak lingkungan hidup (AMDAL) dan juga lampiran beserta dokumen pendukungnya yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.

Baca: Komisi Informasi Kabulkan 4 dari 6 Permohonan Walhi Bali atas Pelindo III Soal Reklamasi

Baca: 10 Hari Terakhir di Bulan Ramadhan, Ini Doa yang Sering Dibaca Nabi Muhammad

Sementara majelis menolak permohonan Walhi Bali yang ingin membuka Matrik dan Peta Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dalam dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL), serta Matrik dan Peta Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) dalam dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL).

Ketua Majelis yang juga Kepala Komisi Informasi Provinsi Bali I Gde Agus Astapa mengatakan, jika sudah merupakan putusan dari badan publik maka hal itu sudah merupakan Informasi terbuka.

Sementara dua informasi lainnya yakni tentang rencana dan matrik tersebut merupakan milik dari perusahaan, yang juga berhubungan dengan perlindungan atas kekayaan intelektual dan sebagai upaya menghindari usaha yang tidak sehat.

"Jadi semua sudah diatur dalam peraturan komisi informasi. Jadi intinya adalah dari enam informasi itu empat informasi yang memang dibuka, kemudian dua informasi yang memang internal dari tersebut," kata Astapa.

"Itu saja sebetulnya," kata dia lagi saat ditemui awak media seusai sidang.

Astapa menjelaskan, setelah putusan ini, PT Pelindo III Cabang Benoa memiliki waktu selama 14 hari kerja untuk memberikan informasi yang sifatnya terbuka kepada Walhi Bali. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved