Media Sosial Ternyata Berpengaruh pada Tingkat Belanja Milenial

Menurut survei yang dilakukan baru-baru ini, media sosial cenderung menggoda seseorang untuk membelanjakan uangnya.

Media Sosial Ternyata Berpengaruh pada Tingkat Belanja Milenial
Net
Ilustrasi belanja online 

TRIBUN-BALI.COM, NEW YORK - Media sosial tidak hanya berfungsi untuk terhubung dengan keluarga, teman, maupun jejaring.

Media sosial pun menjadi sarana meraup untung lewat bisnis dan berbelanja.

Pun ternyata, menurut survei yang dilakukan baru-baru ini, media sosial cenderung menggoda seseorang untuk membelanjakan uangnya.

Dikutip dari CNBC, Jumat (17/5/2019), sebanyak 49 persen milenial (usia 23-38 tahun) menyatakan media sosial memengaruhi mereka untuk membelanjakan uang untuk menikmati pengalaman.

Ini berdasarkan survei bertajuk 2019 Modern Wealth yang dilakukan oleh Schwab.

Baca: Janda Kaya Raya dan Fadel Islami Kembali Jadi Sorotan, Muzdalifah minta Netizen Lakukan ini

Baca: Hasil Survei Global Drug 2019, Orang Inggris Paling Gemar Minum Sampai Mabuk

Angka tersebut lebih tinggi ketimbang generasi-generasi lainnya, yakni Gen Z (44 persen), Gen X (28 persen), dan baby boomers (16 persen).

Selain itu, sebanyak 48 persen milenial mengatakan mereka belanja berlebihan ketika membagikannya ke teman-temannya di media sosial, apakah itu berupa makan di luar atau liburan bersama-sama.

Farnoosh Torabi, penulis tentang keuangan personal dan pengasuh podcast So Money menjelaskan, media sosial semakin memiliki dampak besar terhadap bagaimana kita berbelanja.

"Kita semua menghabiskan waktu, sangat lama, di media sosial. Kita cenderung belanja berlebih karena melihat gaya hidup di Instagram maupun Facebook," ujar Torabi.

Baca: Baru Dapat Gaji Pertama? Simak Cara Cerdas untuk Membelanjakannya

Baca: Sering Tergiur Gratis Ongkir dan Produk Fashion, Ini 5 Kebiasaan Perempuan Indonesia Belanja Online

Ini bukan kali pertama survei menyimpulkan bahwa media sosial memengaruhi belanja.

Pada 2018 lalu, menurut survei Allianz Life Insurance, sebanyak 57 persen milenial dilaporkan belanja tanpa perencanaan karena apa yang mereka lihat di media sosial.

"Milenial merasakan stres yang besar, salah satu penyebabnya adalah pengaruh media sosial," sebut Terri Kallsen, EVP hubungan investor di Schwab.

Baca: Menjadi Karyawan atau Entrepreneur, Mana yang Menjadi Pilihan Milenial?

Penyebabnya adalah sebagian besar milenial lebih memperhatikan apa yang dibelanjakan oleh teman-teman mereka, bukan bagaimana mereka menabung.

"Belanja bukan musuh, namun ketika kita mengizinkan tekanan sosial atau tekanan lainya menggoda kita untuk belanja di luar kemampuan, ini dapat memengaruhi stabilitas keuangan jangka panjang, atau permasalahan yang lebih besar," imbuh Kallsen.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Survei Buktikan, Media Sosial Bikin Milenial Belanja Berlebihan"
Penulis : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved