Penyaluran KUR sampai Maret Capai Rp 6,07 Triliun, Triwulan Pertama 2019 Kinerja Perbankan Positif

Selama triwulan pertama tahun 2019, Industri Jasa Keuangan di wilayah Bali mampu mempertahankan kinerja positif

Penyaluran KUR sampai Maret Capai Rp 6,07 Triliun, Triwulan Pertama 2019 Kinerja Perbankan Positif
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Kepala OJK Regional 8 Bali Nusa Tenggara, Elyanus Pongsoda. Penyaluran KUR sampai Maret Capai Rp 6,07 Triliun, Triwulan Pertama 2019 Kinerja Perbankan Positif 

Penyaluran KUR sampai Maret Capai Rp 6,07 Triliun, Triwulan Pertama 2019 Kinerja Perbankan Positif

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Selama triwulan pertama tahun 2019, Industri Jasa Keuangan di wilayah Bali mampu mempertahankan kinerja positif.

Secara umum kinerja perbankan Provinsi Bali periode Maret 2019 cenderung mengalami peningkatan dari segi aset, kredit, dan dana pihak ketiga.

"Pertumbuhan aset sebesar 11,81% (yoy), kredit 4,55% (yoy), dan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 8,84% (yoy)," kata Kepala OJK Regional 8 Bali Nusa Tenggara, Elyanus Pongsoda, di Badung, Kamis (16/5/2019).

Namun demikian, hal yang sama tidak berlaku pada persentase Non Performing Loan (NPL).

Sebab pada Desember 2018, rasio NPL 3,27% kemudian mengalami sedikit peningkatan pada Maret 2019 menjadi 3,78%.

"Namun demikian, apabila dibandingkan kondisi NPL pada periode yang sama tahun 2018, NPL Maret 2019 mengalami penurunan sebesar 0,14%," katanya.

Dilihat dari sektor penyaluran kredit, share terbesar adalah pada sektor penerima kredit bukan lapangan usaha (39,24%), perdagangan besar dan eceran (31,49%), dan penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum (9,55%).

Sumbangan terbesar, kata dia, untuk nominal kredit bermasalah berasal dari sektor perdagangan besar dan eceran (44,03%).

Baca: 5 Tips Aman Meninggalkan Rumah saat Mudik Lebaran

Baca: Waspada Penipuan Pinjaman Online! 6 Pelaku Ini Tipu Korban & Raup Rp 30 Juta/Bulan

Sementara itu, sektor dengan persentase NPL tertinggi yaitu sektor pertambangan dan penggalian (NPL = 15,56%) dan sektor jasa perorangan yang melayani rumah tangga (NPL = 11,85%).

Halaman
123
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved