Terkendala Dana, Pembangunan Pasar Singamandawa Belum Jelas, Butuh Anggaran Rp 70 Miliar

Kadisperindag Bangli tidak memungkiri jika pembangunan Pasar Singamandawa, Kintamani belum bisa direalisasikan

Terkendala Dana, Pembangunan Pasar Singamandawa Belum Jelas, Butuh Anggaran Rp 70 Miliar
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Kondisi los di Pasar Singamandawa yang akan dibangun oleh Disperindag Bangli, Jumat (17/5/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Pembangunan Pasar Singamandawa Kintamani terbilang tidak jelas.

Hingga saat ini belum ada kejelasan kapan pengerjaan pasar itu direalisasikan.

Seperti diungkapkan Ni Putu Trisnadewi, ketika ditemui Kamis (16/5/2019).

Pedagang bakso di Pasar Singamandawa itu mengatakan sampai sekarang belum ada pengumuman resmi tentang pindah maupun waktu pembangunan pasar.

Walau demikian, menurutnya sejumlah pedagang telah dimintai fotokopi KTP tiga bulan lalu.

“Kalau pemberitahuan untuk pindah belum. Hanya (diminta) fotokopi KTP saja, buat data pedagang. Nanti kalau sudah selesai pembongkaran kan dicariin tempat berjualan,” ungkapnya.

Andaikan dipindah, kata Trisnadewi, para pedagang sementara menempati bagian atas maupun sisi pasar bagian utara.

Menurutnya, untuk pembongkaran los hingga pembangunan, sejatinya bisa dilakukan kapanpun.

Ini disebabkan sebagian besar pedagang telah meluber ke jalanan, yang diakui sebelumnya merupakan tempat parkir.

Baca: Pengerjaan Jembatan Tukadaya Dihentikan Sementara Selama Arus Mudik dan Balik 2019

Baca: Ingin Jadi Orangtua Angkat? Begini Prosedur Pengangkatan Anak oleh Dinas Sosial Provinsi Bali

Hanya saja juga karena waktu pelaksanaan pembangunan juga belum jelas.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved