Tak Bisa Tutup Taksi Online 100 Persen, Koster Buatkan Pergub Pengaturan Zonasi

Untuk mengakhiri polemik tersebut, Pemprov Bali rencananya akan mengatur terkait zonasi operasi taksi online di Bali

Tak Bisa Tutup Taksi Online 100 Persen, Koster Buatkan Pergub Pengaturan Zonasi
Tribun Bali/Wema Satyadinata
Gubernur Bali, Wayan Koster. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali, Wayan Koster, angkat bicara terkait polemik antara taksi online dan konvensional di Bali.

Untuk mengakhiri polemik tersebut, Pemprov Bali rencananya akan mengatur terkait zonasi operasinya.

Untuk pengaturan zonasi itu, akan dibuatkan Peraturan Gubernur (Pergub). Pengaturan diupayakan berpihak kepada taksi konvensional.

“Karena dengan model (online) begini, kan dia (konvensional, red) yang paling terkena dampaknya,” kata Koster saat ditemui di Jaya Sabha Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jumat (17/5/2019).

Terkait adanya tuntutan dari beberapa organisasi driver konvensional yang berkukuh agar taksi online ditutup, Koster menyatakan tidak bisa menutup sepenuhnya hingga 100 persen.

Karena menurutnya ada hak orang untuk berusaha di taksi online. Namun yang bisa dilakukan adalah pengaturan terkait wilayah operasinya.

“Kan gitu dong. Yang penting kepentingan yang konvensional terjaga. Jadi ada keberpihakan pada yang konvensional, tapi tidak meniadakan yang modern, biar dua-duanya jalan namun tetap ada unsur proteksinya,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Gede Samsi Gunartha, menyatakan kisruh antara taksi online dan konvensional merupakan suatu hal yang wajar dalam sebuah persaingan.

Menurut Samsi, ini tak lebih dari sebuah persaingan usaha.

“Mereka itu cari makan sama-sama. Persoalannya satu dengan yang lainnya sedang bersaing,” kata Samsi saat ditemui di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Jumat (17/5/2019).

Halaman
123
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved