GEGER, Perkelahian di Rumah Kos Jalan Tukad Badung X, Diduga karena Cinta Segi Empat

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Rumah kos di Jalan Tukad Badung X, Denpasar, Bali pada Jumat (6/10/2017) dini hari tadi geger dengan perkelahian antara dua orang laki-laki, Daniel Billi Lede (34) dan Komang Budiana (28).

Perkelahian tersebut berujung penebasan hingga membuat Daniel bersimbah darah.

Usut punya usut, perkelahian ini diduga dipicu adanya cinta segi empat antara Yoris, pelaku, korban dan Fella Andrani alias Andre (23).

Andre disebut sebagai wanita yang diperebutkan oleh ketiga pria.

Padahal wanita asal Blitar, Jawa Timur sudah memiliki suami.

Perkelahian ini berawal saat Andre menjemput Yoris dari tempat kerjanya ke kamar kosnya yang berada di TKP.

Sesampainya di sana, datang Daniel dan berbicara dengan Yoris.

Perbincangan kedua pria asal Sumba, NTT ini semakin memanas.

Sementara itu, Andre tidak paham dengan cekcok mereka karena menggunakan bahasa Sumba.

Tak lama, Andre kemudian memanggil Komang Budiana (28) yang kala itu tengah santai di dalam kamar kosnya untuk menenangkan Yoris dan Daniel yang semakin memanas.

Namun, Budiana malah memarahi mereka sehingga menyulut emosi Daniel.

"Ketiga pria tersebut diduga adalah teman dekat Andre. Pelaku memarahi Yoris dan korban karena mendapatkan aduan dari Andre," ungkap sumber.

Daniel kemudian balik memarahi dan menyebabkan cekcok yang berujung perkelahian.

Pelaku tanpa basa basi memukul Daniel hingga menyebabkan luka pada bagian pelipisnya.

Suasana semakin memanas dan membuat korban melempari kos pelaku dengan batu.

"Karena dipukul, korban kemudian melempar kos pelaku yang berada bersebelahan dengan kos Yoris," tuturnya.

Melihat korban terluka pada pelipisnya, Andre kemudian mengajak Daniel untuk berobat di Klinik di Jalan Tukad Batanghari, Denpasar.

Namun karena tidak ada petugas di klinik, korban kemudian diajak kembali ke kos.

Di tengah perjalanan, tepatnya di perempatan Tukad Batanghari, Denpasar, pelaku datang dengan membawa sebilah pedang dan langsung menebas korban dengan membabibuta.

Alhasil mengalami luka terbuka pada lengan kanan dan punggung.

Selanjutnya, korban dibawa ke RSUP Sanglah untuk mendapatkan perawatan.

Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Denpasar Selatan.

Tak perlu membutuhkan waktu lama, Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan berhasil menangkap pelaku di kamar kosnya.

Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Putu Indrajaya saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut.

Kata mantan Kapolsek Denpasar Timur, pihaknya juga sudah mengamankan dua barang bukti yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban.

"Dari tangan pelaku kami mengamankan sebuah pedang dan pentungan yang diduga digunakan untuk menganiaya korban," ucapnya.

Sementara itu, dia menambahkan korban masih dirawat di RSUP Sanglah, Denpasar. (*)