Hujan Deras, 50 Rumah Warga Di Mendoyo Dauh Tukad Terendam Air Setinggi 1 Meter

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Meningkatnya intesitas hujan di Kabupaten Jembrana dalam beberapa hari ini memicu terjadinya musibah banjir di sejumlah Desa di Kabupaten Jembrana, Bali.

Berdasarkan informasi Jumat (6/10/2017) pagi ini, beberapa rumah warga di sejumlah Desa/Kelurahan di Kabupaten Jembrana seperti Desa Mendoyo Dauh Tukad, Desa Pohsanten, Desa Air Kuning serta Kelurahan Dangin Tukadaya sempat terendam banjir akibat usai diguyur hujan deras pada Rabu (5/10/2017).

Seperti yang terjadi di Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo, Rabu sore kemarin.

Sebanyak 50 rumah warga dilaporkan sempat terendam air setinggi kurang lebih 1 meter pasca diguyur hujan deras yang berlangsung sekitar 3 jam lebih pada Rabu siang hingga sore harinya.

Perbekel Mendoyo Dauh Tukad, Gusti Putu Ediana mengatakan 50 rumah yang terendam air di wilayahnya berada di Banjar Tengah.

Menurutnya, guyuran hujan deras yang berlangsung Rabu siang kemarin mengakibatkan air sungai Antap meluap hingga akhirnya menggenangi rumah warga yang ada di sekitarnya.

"Ini banjir rutin karena air sungai Antap yang meluap. Banjirnya mulai sekitar pukul 16.00 WITA hingga pukul 22.00 WITA," katanya.

"Kami sudah sempat usulkan untuk pelurusan sungai Antap ke instansi terkait di Pemprov. Ini karena sungainya sudah dangkal dan perlu dikeruk," tandas Ediana ketika dikonfirmasi Jumat pagi ini. (*)