Kisah Pegawai Balai Kota Yang Menangis Saat Baca Surat ‘Bapak Ahok Masih Ingat Sama Aku’

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Indah Pujiati, pegawai Biro Umum yang bertugas di Balai Kota DKI Jakarta tidak bisa menyembunyikan perasaan terharunya ketika membaca surat dari mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Indah menangis karena rindu dan tidak percaya bahwa Ahok mengingat dirinya.

Indah juga kaget karena balasan surat dari Ahok begitu cepat, hanya dua hari setelah surat kirimannya.

"Saya terharu. Namanya kan enggak sangka Bapak Ahok masih ingat sama aku. Secepat itu juga balasnya, padahal perasaan baru kemarin aku kirim surat," ujar Indah ketika dihubungi, Kamis (6/10/2017).

Isi surat Indah dan balasan dari Ahok diunggah ke akun Instagram @basukitbtp.

Video Indah yang menangis terharu saat membaca surat balasan Ahok pun ikut diunggah ke Instagram.

Indah adalah orang yang biasa menyiapkan makanan dan minuman untuk gubernur atau wakil gubernur DKI Jakarta.

Dia sudah bekerja sejak Soerjadi Soedirja masih menjadi gubernur.

Saat Ahok masih menjabat sebagai wakil gubernur, Indah juga yang menyiapkan makanannya. Indah diminta tetap menyiapkan makanan setelah Ahok menjadi gubernur.

Saat ini, dia juga yang setiap hari membawa makanan untuk Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

Urusan makanan, kata Indah, Ahok tidak pernah rewel. Makanan yang harus ada setiap hari untuk Ahok adalah buah-buahan. Indah tidak akan lupa, buah yang menjadi favorit Ahok adalah durian.

Pengalamannya selama melayani Ahok menjadi pengalaman berkesan.

"Paling berkesan sih kalau mau makan, Bapak Ahok selaku nanya 'hari ini apa Ndah?'. Saya juga selalu siapin buah, kan ada jam-jamnya tuh Bapak makan buah. Namanya bertahun-tahun kan jadi ingat semua," kata Indah.

Semua kenangan itu membuat Indah rindu dan memutuskan untuk menulis surat buat Ahok. Surat itu dititipkan kepada staf pribadi Ahok, Sakti Budianto. Melalui surat itu, Indah menyampaikan ucapan terima kasih.

"Bapak kan baik. Enggak ada salahnya kan aku ucapin terima kasih, kan Bapak baik juga. Jadi aku nitip surat," kata Indah.

Uniknya, dalam surat itu Indah berharap Ahok bisa menjadi gubernur DKI lagi suatu saat nanti. Indah tertawa saat ditanya mengenai keinginannya itu.

"Siapa tahu kan nanti, enggak tahu kapan he-he-he," kata dia.

Jika keinginannya tidak pernah terwujud, setidaknya Indah selalu berdoa demi kebaikan Ahok. Dia berdoa agar Ahok tetap menjadi orang yang bermanfaat untuk negara ini.

"Semoga Bapak sehat, ke depan lebih baik. Tetap menjadi orang penting di negeri ini," ujar Indah. (*)