Pemiliknya Meninggal Sebelum Vila Ini Selesai Dibangun, Warga Tak Berani Mendekat karena Ngeri

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUN-BALI.COM, MEGAMENDUNG - Meski matahari masih menampakan dirinya, tapi rasanya tak mengurangi kengerian ketika mendekati bangunan tua ini.

Pagar besi yang sudah berkarat dan dirantai membuat bangunan itu tak bisa dimasuki sembarang orang.

 
Di halamannya tumbuh pepohonan yang rimbun serta ilalang yang cukup tinggi.

Sekilas, bangunan yang ternyata merupakan sebuah vila itu tidak berpintu dan berjendela, mirip seperti rumah yang habis kena gempa.

Beberapa ruangan gelap yang disekat tampak dari luar.

Vila yang berada di Kampung Pasir Angin Gadog, Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor ini dianggap horor bagi warga sekitar.

Wahyu misalnya, ia merasa vila horor ini ada penunggunya.

(TribunnewsBogor.com/ Naufal Fauzy)

Ia menceritakan, vila tersebut sebenarnya belum selesai pembangunannya dan dibiarkan begitu saja selama bertahun-tahun.

Alasan kenapa vila tersebut tidak selesai dibangun diketahui karena sang pemilik meninggal dunia ketika pembangunan vila tersebut sedang dilakukan.

"Itu namanya vila 88, emang serem vila itu mah, kan udah lama banget kosong, udah puluhan tahun, itu emang pemiliknya meninggal jadi vilanya dibiarin kosong," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (6/10/2017)

Ia juga mengaku bahwa di vila yang angker itu dahulu juga pernah dipakai oleh orang-orang yang bermain nomor togel.

Sehingga tidak jarang, orang-orang yang nekat mencoba masuk ke dalam mendapati hal-hal mistis yang tidak diduga.

Bahkan warga yang melintas pun tidak berani mendekat apalagi di malam hari karena tidak ada penerangan di vila tersebut.

"Ada sih, ada aja (hal mistis), tapi saya belum pernah ke sana, warga sini jarang yang mau masuk ke sana. Di sana juga ada penjaganya tapi agak jarang datangnya, tapi gak kenal, bukan warga sini," katanya. (*)

Berita ini sudah tayang di Tribun Bogor dengan Judul: Pemiliknya Meninggal, Penampakan Vila 88 Di Puncak Ini Bikin Warga Tak Berani Mendekat