Usai Tutup 2 Minggu Karena Gunung Agung, Restoran Telaga Waja Rafting Dilalap si Jago Merah

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Restoran Telaga Waja Rafting di Dusun Apet, Desa Selat, Klungkung, Bali mengalami kebakaran, Jumat (6/10/2017).

Restoran tersebut dilalap api, setelah tutup selama 2 minggu akibat meningkatnya aktivitas vulkanik gunung Agung.

Karyawan Telaga Waja Rafting, Ketut Widarma menjelaskan, kejadian kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 Wita.

Ketika itu dirinya sedang memulai aktivitasnya di dapur restaurant. 

"Telaga Waja Rafting baru saja memulai aktivitas setelah tutup selama 2 Minggu karena gunung Agung berstatus Awas. Ketika itu saya mau memasak di dapur dan hidupkan kompor. Tapi tiba-tiba 20 menit kemudian ada api dilantai," Jelas Ketut Widarma

Namun tidak lama berselang, api menyambar 4 tabung gas yang berjarak sekitar 2 meter dari kompor.

Api pun kian membesar di dalam dapur

"Karena api membesar, saya panik. Saya teriak minta tolong ke warga yang beraktivitas disekitar sini," Ungkap Widarma. 

Sekitar 10 menit kemudian, dua unit armada damkar Klungkung tiba di TKP.

Petugas damkar melakukan pemadaman dengan cara menyemprotkan air dan juga dengan menggunakan APAR.

Tidak butuh waktu lama, sekitar 30 menit api didalam dapur berhasil dipadamkan sehingga api tidak sampai merembet ke bangunan lainnya.

Namun segala perabotan di dalam dapur  ludes dilalap si jago merah. (*)