Sate Susu Diburu Umat Muslim di Bali
"Kebanyakan umat muslim di Bali datang saat puasa mencari sate susu di sini," ujar Zaenab,
TRIBUN-BALI.COM,DENPASAR - Datangnya bulan ramadan di Kampung Jawa, Desa Wanasari Denpasar Barat, Bali selalu dimanfaatkan pedagang dengan menjual berbagai makanan dan minuman.
Sate susu adalah menu buka puasa yang paling khas dan banyak diburu umat muslim di Bali.
Di sepanjang Jalan Ahmad Yani Denpasar Barat tepatnya di dekat Masjid Baiturrahman, banyak sekali ditemukan pedagang yang menjual berbagai macam makanan dan minuman hidangan buka puasa, bak pasar pusat kuliner.
"Kebanyakan umat muslim di Bali datang saat puasa mencari sate susu di sini," ujar Zaenab, seorang penjual sate susu di kampung Jawa Denpasar Barat kepada beritabali.com, Jumat (12/7/2013).
Untuk bisa menyantap enaknya sate susu warga bisa datang langsung masuk ke gang di samping timur Masjid Baiturrahman.
Mencicipi nikmatnya sate susu para pembeli cukup membayar Rp 1500 pertusuknya.
"Satu bungkus sate susu biasanya kita jual dengan harga Rp 5 ribu," imbuhnya.
Sete susu khas kampung Jawa itu diambil dari bagian daging susu sapi. Pembuatannya, bagian daging susu sapi terlebih dulu direbus lalu didinginkan sebelum di potong kecil-kecil terus diaduk dengan bumbu khas sate susu.
Selanjutnya ditusuk seperti potongan sate pada umumnya lalu dibakar sebentar dan siap untuk dihidangkan.
Seorang pembeli sate susu bernama Hasan mengaku selalu datang ke Kampung Jawa saat ramadan karena ingin membeli sate susu untuk berbuka puasa.
"Setiap puasa saya selalu menyempatkan kesini untuk membeli sate susu yang ada saat ramadhan tiban,"jelasnya.
Selain sate susu, di sepanjang jalan di dekat Masjid Baiturrahman, Kampung Jawa , Desa Wanasari Denpasar Barat juga dibanjiri pedagang yang menjual aneka minuman kolak, es campur dan aneka kue, lauk pauk serta berbagai menu kuliner lainnya dengan harga terjangkau sebagai hidangan berbuka bersama keluarga.