Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Laga Grup IX Divisi I Liga Indonesia

Kalahkan Perseden, PS Badung Puncaki Klasemen

Jalannya pertandingan: PS Badung 1 vs 0 Perseden Denpasar.

Tayang:
Editor: Rizki Laelani

Laporan wartawan Tribun Bali, Marianus Seran

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - PS Badung berhasil membalas dendam atas kekalahan 0-2 dari Perseden Denpasar di putaran pertama grup IX di Lumajang beberapa waktu lalu.

Derbi Bali kedua di lapangan Stadion Samudra Kuta, Badung Sabtu (24/5/2014) sore, PS Badung berhasil mengalahkan tamunya Perseden Denpasar, 1-0.

Gol semata wayang itu tercipta lewat kaki striker PS Badung Kushedya Hari Yudo pada menit ke-44 babak pertama. Gol terjadi lewat skema kerja sama dari sisi kiri lapangan.

Kesebelasan PS Badung berhasil unggul lebih dulu. PS Badung mampu keluar dari tekananan Perseden dan membuat gol diakhir babak pertama.

Gol itu berawal dari pergerakan Jeno Wilyantara dari sisi kiri lapangan, Hari Yudo berhasil membuat gol lewat tendangan kaki kanan.

Jeno yang mencuri bola lalu menggiring dan mengumpan striker Rafik Armawan. Dari sana Rafik langsung memberi umpan pada Hari Yudo yang langsung mendribiling dan melepaskan tendangan ke kanan gawang Perseden yang dijaga Dian Ananta.

Bola tak mampu dijangkau Dian Ananta, dan gol sematawayang pun tercipta. Skor 1-0. Pertandingan babak pertama sebenarnya lebih dikuasai anak-anak Perseden. Pemain tim berjuluk Catur Muka, Agus Eka Putra dan Arsa Bagia mampu mengatur irama dan mampu mematikan serangan yang dibangun Bayu Yusa dan Firman Miliki.

Pemain PS Badung lebih banyak kehilangan bola dan harus memaksa memotong pemain Perseden. Pelanggaran kerap terjadi di luar kotak penalti area bertahan PS Badung.

Tendangan bebas yang dieksekusi Agus Eka Putra belum menemui sasaran. Sekali tembakan bola mati Agus Eka Putra masih bisa ditepis I Made Putra Yana. Perseden nyaris unggul pada menit ke-34.

Pergerakan Yunus Bate dari kiri lapangan mampu melewati Revi Agung Wibawa dan membuahkan crossing namun gagal dimaksimalkan Kadek Sentana Putra dan Komang Merta.

Begitu juga crossing dari sisi kanan yang dibangun Vital Ximenes Baptista belum bisa dikonversi menjadi gol.

Justru sebaliknya serangan balik yang dibangun PS Badung lewat pergerakan Jeno Wilyantara dari kiri dan I Nyoman Sukarja dari kanan mampu membuahkan peluang.

Namun peluang itu juga belum berbuah gol oleh Rafik Armawan dan Hari Yudo. Baru dimenit 44 Hari Yudo membuat pendukung PS Badung bersorak di tribun penonton. Hingga turun minum skor tetap 1-0.

Masuk babak kedua, pelatih Perseden I Nyoman Ambara memasukan beberapa pemain pengganti seperti Sudi Artawan dan Agus Wijaya.

Kedua pemain ini mampu memberi saya dobrak di lini depan. Perseden semakin menekan PS Badung, ketika pelatih PS Badung harus menerapkan skema bertahan.

Striker Rafik Armawan ditarik dan diganti pemain gelandang yang berfungsi bertahan. Masuknya Tirta Nadi dan Stephan Rayner juga mampu merepotkan lini bertahan Perseden yang dikawal I Nengah Slendra dan Pandu Wirata.

Perseden seharusnya mampu menyamakan kedudukan bila tendangan Sudi Artawan tidak mengarah ke Putra Yana.

Bebas usai melewati Muhammadan, sutingan Sudi Artawan masih lemah dan mudah ditangkap Putra Yana.

Perseden juga mendapat kesempatan lewat servis bola mati setelah Agus Wijaya dilanggar Firman Miliki di luar kotak penalti.

Surya Negara yang dipercaya sebagai eksekutor mampu mengarahkan bola ke kiri gawang Putra Yana namun masih bisa diblok. Bola blunder itu disambut I Nengah Slendra namun masih jauh dari sasaran.

Hingga wasit Ayi Daud meniup peluit panjang, skor 1 -0 tidak berubah. Dengan kemanangan ini PS Badung mengumpulkan 13 poin dan memimpin klasemen sementara Grup IX. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved