Youngstar
Peduli Anak Muda, Terpanggil Dirikan Komunitas IMB
"Jadi kita perlu berpikir tidak hanya untuk kepentingan hari ini saja,"
Penulis: Ni Ketut Sudiani | Editor: Rizki Laelani
Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Ketut Sudiani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menimbang betapa berharganya ilmu tentang saham dan keprihatinannya pada kondisi anak-anak muda.
AA Ngr Cahaya Paramananda kemudian mendirikan komunitas Investor Muda Bali (IMB), tepatnya pada Mei 2014.
"Jadi kita perlu berpikir tidak hanya untuk kepentingan hari ini saja," sebut pria murah senyum ini.
Komunitas IMB kini jumlahnya 50 orang, Rama menargetkan tahun depan usahanya akan bertambah hingga 100 orang.
Guna menjaring para anggota, ia bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia, dan melibatkan anggota Pojok Saham di setiap perguruan tinggi.
Dalam pertemuan yang diadakan satu minggu sekali itu, didiskusikan berbagai hal yang berkaitan dengan perkembangan saham terkini, termasuk sebagai media pembelajaran bagi para pemula.
"Pasar modal Indonesia, lebih dari 50 persen dikuasai oleh asing seperti Singapore dan Amerika. Jadi penting anak muda untuk mulai terlibat."
Menurutnya, kini belum banyak investor yang berasal dari Bali. Dikarenakan kurangnya pengetahuan akan saham, ia menilai banyak masyarakat yang terjebak dalam investasi bodong, tanpa resiko.
"Jangan sampai tergiur dengan iming-iming penghasilan tinggi yang didapat secara instan. Semuanya harus dipelajari dengan baik," katanya.
Bagi Rama, sesungguhnya Indonesia sangat berpotensial sebagai tempat investasi saham. "Seandainya kita sudah memahami seluk beluknya, maka kita akan semakin cinta Indonesia," jelasnya lagi. (*)