Breaking News:

Usaha Bengkel Sentot Maju Bersama BNI Wirausaha

Menariknya, segala jenis usaha bisa dilayani baik perdagangan, jasa maupun usaha properti

Penulis: Ida A M Sadnyari | Editor: Agung Yulianto
Tribun Jateng
PELAYANAN - Karyawan Bank BNI memberikan pelayanan kepada nasabah. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ida Ayu Made Sadnyari

Kehadiran BNI Wirausaha (BWU) berupaya mendukung usaha lewat pemberian kredit usaha produktif dengan proses yang mudah dan cicilan ringan. Melalui acara Rejeki Wirausaha (RWU) beberapa waktu lalu, puluhan wirausaha yang telah merasakan manfaat kredit ini saling bertemu dan memberi referensi kepada wirausahawan lainnya.

RWU bagian program BNI Wirausaha merupakan upaya percepatan perolehan nasabah kredit melalui acara gathering, dan juga memperkuat brand.

Satu dari wirausahawan tersebut adalah owner Gelora Auto Service, Sentot Hasanudin yang mengaku mendapatkan manfaat dalam mengembangkan usahanya yang bergerak di bidang layanan servis kendaraan roda empat.

"Kami memang memerlukan modal tersebut untuk mem-back up bengkel ini. Pengaruhnya cukup bagus, kita bisa gunakan untuk membangun, membeli suku cadang, dan alat-alat bengkel. Awalnya bisa membeli dua spare part, dengan modal tersebut jadinya bisa membeli empat," ujar pehobi renang ini kepada Tribun Bali, di bengkelnya di Jalan Letda Reta No 94 Denpasar.

Pria berusia 60 tahun ini berharap, ke depannya BNI bisa semakin konsisten mempermudah para wirausaha sehingga antara wirausahawan dan perbankan dapat saling bersinergi.

Area Sales Manager BNI, I Ketut Suparta Danu Purwanta membenarkan, BWU memang diperuntukkan bagi wiraswasta kecil dan menengah, dengan fasilitas kredit Rp 50 juta hingga Rp 1 miliar.

Dukungan finansial ini jangka waktunya lima tahun dengan bunga kredit bervariasi sesuai lama angsuran. Untuk jangka waktu kredit satu sampai tiga tahun bunganya 0,8 persen flat per bulan. Sedangkan jangka waktu empat sampai lima tahun, dikenakan bunga tetap 0,9 persen per bulan.

"Menariknya, segala jenis usaha bisa dilayani baik perdagangan, jasa maupun usaha properti. Dari toko kelontong hingga travel agent yang sudah besar kita layani," ungkap Danu, Minggu (31/8/2014).

Syarat usaha yang bisa menikmati kredit ini adalah yang sudah berjalan minimal tiga tahun. Danu menegaskan, legalitasnya cukup mudah, dengan melengkapi Surat Keterangan Tempat Usaha (SKTU) saja dari kelurahan, sehingga tidak ribet.

Dana yang diperoleh bisa digunakan sebagai tambahan modal dan juga investasi seperti pengebangan usaha yang awalnya menyewa ruko sekarang membeli atau membangun ruko.

"Selain syarat yang mudah, prosesnya juga cepat. Maksimal lima hari kredit langsung cair asalkan syarat dan jaminannya sudah lengkap," ujarnya.

Perkembangan BWU sangat dirasakan wirausaha, hal ini ditunjukkan dengan pertumbuhannya yang tinggi terutama terjadi di Denpasar. Pertumbuhan tersebut juga tidak lepas dari jaminan BWU yang sangat fleksibel, bisa berupa tanah dengan status perumahan. (ida ayu made sadnyari)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved