YOUNGSTAR
Jadi Color Guard Merasa Lebih Cantik
Tantangannya terkena stres dan nyaris putus harapan
Penulis: Ni Ketut Sudiani | Editor: Rizki Laelani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Memili bakat yang terampil, Ni Luh Putu Andriyani Pratiwi berperan sebagai color guard.
"Selama jadi ketua, saya tetap fokus di color guard. Senang saja rasanya mainkan bendera itu. Ada kepuasan saat tampil, dan merasa lebih cantik," guraunya.
Memainkan bendera, menurut Yani ada kesulitannya sendiri, terutama berkaitan dengan keselamatan.
"Biasanya titik susahnya ada di masalah keamanan, karena peralatannya besi dan kayu. Saat dilempar kalau tidak mengerti teknik, bisa kena pukul," ungkap putri sulung pasangan I Nengah Sukaya dan Ni Luh Erawathi itu.
Selama menjadi ketua dan memerankan color guard, Yani pun pernah putus asa dan stres. "Terutama saat pertengahan latihan.
Latihan semakin rutin, apalagi kalau dimarahi alumni yang jadi pelatih, wahh..haha," kenangnya seraya tertawa. (*)
Dalam menekuni hobi banyak tantangan dan rintangannya. Termasuk yang pernah dialami Ni Luh Putu Andriyani Pratiwi. Baca selengkapnya di Tribun Bali pada Rubrik YoungStar, halaman 15. Edisi 21 September 2014