AUTO MANIA

Subaru XV Tetap Andalkan Mesin Boxer

Mobil yang muat untuk lima penumpang ini juga dilengkapi tiga kantung udara. Satu kantung udara diletakkan di depan pengemudi, satu di depan penumpang

Penulis: Niken Wresthi KM | Editor: Rizki Laelani

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Branch Manager mobil pabrikan Jepang Subaru, Deddy Prihadi, tampak bangga menunjukkan performa Subaru XV, satu di antara produksi Subaru berjenis SUV yang sangat diunggulkan di Denpasar.

Deddy memaparkan, Subaru XV terkenal akan kestabilannya saat dikemudikan. Kestabilan tersebut sebut Deddy berkat mesin khas Subaru yang diberi nama Boxer yang dikombinasikan teknologi pengendalian roda All Wheel Drive (AWD).
    
Teknologi AWD ini mampu mengendalikan keempat roda. AWD berbeda dengan teknologi 4x4 wheel. Teknologi 4x4 wheel ini yang umumnya diterapkan pada SUV produk lain.

Teknologi AWD lebih canggih, sebab telah menerapkan sensor komputer untuk pengendalian rodanya.

“Kalau 4x4 itu manual pengaturannya, saat pengendara merasa perlu menggerakkan keempat roda, bisa dikondisikan tuasnya. Tapi, kalau AWD, pengendalian keempat roda sudah berjalan otomatis disesuaikan kondisi jalan,” papar Deddy saat ditemui Tribun Bali di ruangannya di Jalan By Pass Ngurah Rai 643, Denpasar, Selasa (30/9/2014).

Kelebihan teknologi AWD bukan hanya pada kecanggihan yang berimbas pada kemudahan pengemudi. Tapi juga kestabilan roda pada tiap kondisi jalan.

Teknologi AWD ini, lanjut Deddy, beriringan dengan mesin Boxer yang didesain simetris atau lurus dengan drivetrain.

Hasilnya, akselerasi atau tenaga yang dihasilkan ke semua roda lebih maksimal. Karena pengiriman tenaga lebih optimal, bahan bakar yang dibutuhkan mobil berbobot 1.430 kg inipun lebih irit.

Mobil yang berkapasitas bensin maksimal 60 liter ini mampu menempuh jarak 12 hingga14 kilometer per liternya untuk kondisi jalan kota. Keamanan yang diterapkan pada Subaru XV ini pun cukup lengkap.

Dilihat dari kerangka bodi mobil, Subaru XV mengaplikasikan kerangka berbentuk cincin dan berbahan baja berdaya regang tinggi. Hal itu mampu meningkatkan keamanan seluruh penumpang.

Mobil yang muat untuk lima penumpang ini juga dilengkapi tiga kantung udara. Satu kantung udara diletakkan di depan pengemudi, satu di depan penumpang depan, dan satu di bawah dashboard pengemudi.     

Kantung udara yang terakhir fungsinya untuk melindungi lutut pengemudi jika terjadi benturan. Pengamanan terhadap benturan juga diterapkan pada keempat pintu.

Pada bagian bawah pintu terdapat tuas yang mampu menjaga pintu dari kemacetan.

“Biasanya kalau terjadi benturan, pintu macet, tidak bisa dibuka, jadi penumpang tidak bisa keluar. Tapi tuas ini bisa berfungsi menjaga keseluruhan kerangka pintu, jadi tidak macet ketika terjadi benturan,” pungkasnya. (*)
   

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved