Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

AUTO MANIA

Nissan All New X-Trail Tinggalkan Kesan ‘Kotak’

Mobil yang dibanderol seharga Rp 453 juta untuk tipe tertingginya ini, menerapkan roof rail yang mampu menahan beban hingga 30 kg

Penulis: Niken Wresthi KM | Editor: Rizki Laelani

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kehadiran varian terbaru Sport Utility Vehicle (SUV) Nissan, yakni All New X-Trail, hampir tak meninggalkan jejak seri terdahulunya.

Baik dari segi fisik maupun dapur pacunya. Sales Manager Nissan Nusa Dua, Kuta, Bali, Yoggy Ditya Pramarista, mengatakan, varian X-Trail yang baru hadir di Bali 18 Oktober lalu ini, memang hampir merombak semua fitur pendahulunya.

“Memang hampir semua berubah semuanya. All New X-Trail ini, dari segi intriornya dan fisik, lebih mengangkat kesan premium. Sedangkan performa atau mesinnya lebih ditingkatkan pula,” tutur pria yang akrab disapa Yoggy ini, di Showroom Nissan Nusa Dua, Jalan By Pass Ngurah Rai 79, Kedongangan, Kuta, Selasa (28/10/2014).

Dilihat dari desainnya, Nissan New  X-Trail lebih banyak menampilkan lengkungan di tiap sudut-sudutnya. Lekukan mobil berjenis SUV ini, makin meninggalkan kesan ‘kotak’ seperti seri sebelumnya.

Selain itu kesan premium juga terlihat lewat tambahan lapisan chrome. Seperti yang dapat ditemukan pada grille bagasi depan. Grille dilapisi chrome berbentuk V yang lebih kuat mengelilingi emblem bran Nissan.

Desain lampu juga mengalami perubahan. Desain lampu depan yang disebut signature headlamp ini, mengambil desain yang menunjukkan ciri khas Nissan.

Lampu depan memadukan LED dengan projector. Selain berefek pada tampilan yang lebih menarik, teknologi ini juga membutuhkan konsumsi listrik yang lebih sedikit.

Meski demikian, masih mampu menghasilkan cahaya yang lebih terang. Fitur interior juga mengalami peningkatan, misalnya pada penerapan lapisan kulit, terutama untuk tipe tertinggi.

Untuk mendukung kebutuhan mobil sport, mobil yang dibanderol seharga Rp 453 juta untuk tipe tertingginya ini, menerapkan roof rail yang mampu menahan beban hingga 30 kg.

Lingkar pelek yang diapliaksikan juga cukup lebar. “Dengan pelek yang lebih lebar, tentunya kestabilan mobil lebih terjaga,” papar Yoggy.

Dari segi performa, mobil berkapasitas 2500 cc untuk tipe tertingginya ini, menerapkan mesin CVT, bukan lagi automatik.

“Kalau yang baru ini sistemnya lebih cocok disebut CVT daripada automatik, efeknya ke mesin lebih efisien, jadi konsumsi BBM lebih irit,” paparnya.  (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved