Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Sarbagi

Ratusan Warga Desa Adat dan Sopir Taksi Geruduk Kantor Camat

Warga yang awalnya menunggu hasil keputusan di halaman kantor kecamatan, mencoba masuk ke ruang rapat.

Penulis: Edi Suwiknyo | Editor: Rizki Laelani

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Ratusan warga dari Banjar Segara, Desa Adat Tuban, dan sopir taksi, sekitar pukul 09.00 Wita, mendatangi Kantor Camat Kuta, Badung, Kamis (15/1/2015).

Warga yang terlihat kesal itu, meminta Angkasa Pura I, Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk normalisasi Jalan Dewi Sartika yang menghubungkan Bandara I Gusti Ngurah Rai dan Kawasan Kuta.

"Pokoknya hari ini juga harus dibongkar pembatasnya. Kalau tidak kami akan bongkar sendiri. Ayo bongkar, bongkar!" teriak sejumlah warga yang mencoba masuk ke dalam ruang pertemuan.

Seorang warga, Ketut Witra, mengatakan, kebijakan pihak bandara yang menutup sebagian bahu jalan, dan menjadikan jalan Dewi Sartika satu arah ini telah mengakibatkan kerugian bagi dirinya dan warga lainnya.

"Saya seorang sopir taksi, masa kalau mau ke Kuta saja harus memutar lewat Jalan Raya Kuta-Tuban," terangnya. Menurutnya, jarak yang tadinya bisa ditempuh sejuh 1 km menjadi 3 km.

"Di sana ada banyak hotel. Tempat belanja, nah kalau jalan di sini dijadikan satu arah tentu tidak menguntungkan kami," jelasnya.

Bendesa Adat Kuta, I Nyoman Swarsa, mengatakan, hal yang sama, menurutnya solusi agar permasalahan ini cepat selesai adalah Angkasa Pura I, Bandara I Gusti Ngurah Rai, menormalkan jalur seperti semula.

Lambannya perundingan pihak Kecamatan Kuta, Desa Adat Kuta, Desa Adat Tuban, dan perwakilan sopir taksi ini, membuat warga tak sabar.

Warga yang awalnya menunggu hasil keputusan di halaman kantor kecamatan, mencoba masuk ke  ruang rapat.

Beruntung niat untuk masuk ke dalam ruang perundingan tersebut berhasil dicegah warga lainnya yang dibantu aparat kepolisian dan TNI.

Mereka juga diberi kepastian, bahwa hasil perundingan telah memutuskan untuk membongkar taman yang digunakan untuk mengubah jalur Jalan Dewi Sartika.

Camat Kuta, Gede Rai Wijaya, pemimpin perundingan warga dengan pihak Angkasa Pura, mengatakan, pembongkaran adalah keputusan bersama, jadi ia mengharapkan kepada seluruh pihak untuk mentaatinya.

"Rapat sudah memutuskan, pihak Angkasa Pura untuk melakukan normalisasi jalan seperti semula. Saya harap semua warga mematuhi hal itu," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved