Youngstar
Ini Keinginan Mahasiswi Sosialita Asal Denpasar Saat Menua Nanti
Saya memakai kalung banyak, kacamata, rambut diurai, pokoknya jadi perempuan aneh gitu
Penulis: Ni Ketut Sudiani | Editor: Rizki Laelani
TRIBUN-BALI.COM - Belakangan ini dunia teater di Bali diwarnai kehadiran seorang gadis yang ternyata menyimpan bakat terpendam.
Dia adalah AAA Ngurah Adriyanti Weda Ningrat. Meski dapat dibilang sebagai pendatang baru, tapi aktingnya mampu mengundang decak kagum para penonton.
Gadis asal Singaraja yang kini menempuh studi di jurusan Sastra Inggris, Universitas Warmadewa, berhasil menarik perhatian dramawan Abu Bakar.
Belum lama ini, Weda telah menunjukkan kemampuannya dalam berbagai kesempatan pentas.
Sempat pula tampil dalam peluncuran buku novel pasangan penulis, Noorca Massardi dan Rayni Massardi di Bentara Budaya Bali.
Saat itu ia mementaskan lakon monolog yang dialihkreasikan dari dari bagian novel Langit Terbuka, Aku dan Bondi karya Rayni.
“Saya memakai kalung banyak, kacamata, rambut diurai, pokoknya jadi perempuan aneh gitu,” cerita Weda saat ditemui Tribun Bali di bilangan Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Selasa (13/1/2015) lalu.
Dalam pementasan itu, Weda harus memerankan seorang perempuan sosialita yang selalu dikelilingi ajudan, tapi pada saat bersamaan merasa begitu rapuh, berusaha meyakinkan diri untuk tetap kuat.
“Aku harus terlihat kuat sampai setua ini. Aku menangis, sedih, kadang menyakitkan, tapi kaki harus tetap menginjak tanah sampai titik terakhir,” kata Weda menirukan ucapan tokoh yang diperankannya. (*)
Baca selengkapnya di Harian Tribun Bali edisi besok.
LIKE Facebook: https://www.facebook.com/tribunbali
FOLLOW www.twitter.com@tribun_bali