Youngstar
ABG 12 Tahun Penggesek Violin Ini Masuk Level Lima ABRSM
Khalisha mampu tetap konsisten mengembangkan bakatnya, diprediksi tiga tahun lagi, sudah bisa menuntaskan semua level.
Penulis: Ni Ketut Sudiani | Editor: Rizki Laelani
TRIBUN-BALI.COM - Banyak anggapan tidaklah mudah memainkan alat musik violin.
Namun, bagi anak muda berbakat, Khalisha TN Simorangkir, pandangan itu boleh jadi keliru. Meski usianya masih 12 tahun, ia telah mampu memainkannya sangat halus.
Bahkan terakhir kali, ia berhasil meraih nilai tertinggi di Bali dalam tes yang digelar ABRSM.
Kini, Khalisha sudah memasuki level lima dengan tingkatan tertinggi berada di level delapan.
ABRSM merupakan sebuah badan pengujian di sebuah institusi musik yang berbasis di London.
Sebagaimana yang dirilis di laman resminya, ABRSM berkomitmen dalam mendukung dan merangkul siapa saja yang ingin mengembangkan potensinya dalam bidang musik.
Mereka juga membangun kerjasama bersama Royal Academy of Music, the Royal College of Music, the Royal Northern College of Music and the Royal Conservatoire of Scotland. ABRSM-lah yang selama ini menjadi standar sebuah sekolah musik.
“Saat itu saya sudah di level distinction,” ucap Khalisha saat ditemui Tribun Bali di sekolah musik Farabi, di Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Sabtu (7/3/2015).
Setiap level biasanya memerlukan waktu sekitar satu tahun.
Apabila Khalisha mampu tetap konsisten mengembangkan bakatnya, diprediksi tiga tahun mendatang, Khalisha sudah bisa menuntaskan semua level. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/tribunbali-ys-khalisha-tn-simorangkir-1-08032015.jpg)