Bali Island Cup 2015
Jae Hoon : Jika Hanya Seri atau Kalah, Mustahil Bali United Bertahan di ISL
Bila Bali United Pusam ingin tetap berada di ISL, semua pemain harus bekerja keras dan wajib menang dalam setiap laga kandang agar tidak terdegradasi
Penulis: Marianus Seran | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kiper andalan sekaligus kapten tim Bali United, Yoo Jae Hoon, juga menekankan pentingnya skuat Serdadu Tridatu memiliki mental menang. Apalagi saat tampil di kandang.
Hal ini harus menjadi tradisi agar Bali United bisa mewujudkan target bertahan di Indonesia Super League (ISL) 2015.
"Selama empat tahun saya memperkuat Persipura, hanya sekali saja kami kalah di kandang. Selain itu selalu menang," kata eks kiper Persipura Jayapura ini.
Jae Hoon mengatakan, pertandingan melawan PBR menjadi pekerjaan berat bagi pemain Bali United. Kemenangan harus direbut meski akhirnya gagal menjadi juara.
"Pertandingan melawan PBR bukan berbicara kans untuk juara BIC 2015. Tetapi bagaimana meraih kemenangan dulu di kandang bagi Semeton Dewata," katanya.
Bagi eks kiper Persipura Jayapura ini, bila Bali United Pusam ingin tetap berada di ISL, semua pemain harus bekerja keras agar jangan terdegradasi.
Pemain Bali United Pusam katanya, wajib menang dalam setiap laga kandang. Kalau hanya seri dan kalah, maka mustahil Bali United Pusam bisa bertahan di ISL.
"Lawan siapapun tidak boleh kalah. Semua pemain jangan puas diri, harus terus belajar dan bekerja keras, " pesan Jae Hoon.
Jae Hoon mengakui beberapa pertandingan kandang yang dijalani Bali United Pusam, belum berbuah manis (menang).
Beberapa penampilan Serdadu Tridatu di Stadion Kapten Dipta cukup menghibur Semeton Dewata. Bagi Jae Hoon itu bentuk kerja keras pemain untuk menghibur para Semeton Dewata.
Ribuan Suporter Semeton Dewata dihibur Jae Hoon dkk saat menjamu Arema Cronus, Sabtu (14/3/2015). Jae Hoon tampil gemilang menyelamatkan gawang Serdadu Tridatu. (*)