Nyepi di Bali
Ribuan Pengarak Ogoh-ogoh Kenakan Pakaian Seragam Asal Desa
917 ogoh-ogoh di Tabanan mulai diarak dari desa masing-masing ke pusat kota di Tabanan, Jumat (20/3/2015).
Penulis: Miftachul Huda | Editor: Uploader bali
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - 917 ogoh-ogoh di Tabanan mulai diarak dari desa masing-masing ke pusat kota di Tabanan, Jumat (20/3/2015).
Warga yang mengarak sebagian besar mengenakan seragam asal wilayah masing-masing desa.
Pantauan Tribun Bali di Tabanan, Bali, warga ini kompak memakai seragam kaos yang kebanyakan berwarna hitam.
Dari kaos mereka tertulis asal Banjar, Desa serta nama komunitas Sekaa Teruna Teruni (STT) atau nama kelompok kepemudaan dari desa masing-masing.
"Seragam ini selain sebagai identitas juga untuk memudahkan mengenali," kata Adianta remaja yang Jumat (20/3/2015) malam ini ikut arak ogoh-ogoh.
Maklum saja saat pawai ogoh-ogoh ini ada ribuan warga dari berbagai desa saling bertemu saat mengarak ogoh-ogoh.
Di Tabanan sendiri, pawai ogoh-ogoh sudah terlihat sejak pukul 19.00 Wita. Ogoh-ogoh berbagai ukuran ini diarak ke pusat kota di Tabanan.
Jalur-jalur utama ke pusat kota Tabanan seperti jalan Gatotsubroto, Jalan Pahlawan kemudian kawasan Banjar Anyar Kediri dipenuhi warga yang mengarak ogoh-ogoh. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pawai-pgoh-ogoh-di-mengwi-badung.jpg)