Belum Sempat “Gituan”, Bujang 36 Tahun ini Divonis 3 Tahun

Terdakwa yang berasal dari Alas Tunggal, Desa Duda, Kecamatan Selat belum sempat memasukan alat vitalnya ke kemaluan korban, Ni KK (13).

Belum Sempat “Gituan”, Bujang 36 Tahun ini Divonis 3 Tahun
Istimewa
ilustrasi perbuatan asusila 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Didampingi penasehat hukumnya, I Kadek Sadia (36) pasrah menerima putusan persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Amlapura, Kamis (26/3/2015) kemarin.

Terdakwa tindak asusila anak di bawah umur divonis hukuman tiga tahun, ditambah denda sebesar Rp 60 juta, dan subsider 3 bulan.

”Kemarin tuntutannya 4 tahun, tambah denda Rp 60 juta, serta subsider 4 bulan,” ujar Sadia saat ditemui Tribun Bali di sel PN Amlapura.

I Nyoman Gede Okta Mahendra selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU), akan pikir– pikir dengan keputusan sidang yang dipimpin Sri Murniati. Maklum, terdakwa yang berasal dari Alas Tunggal, Desa Duda, Kecamatan Selat  belum sempat memasukan alat vitalnya ke kemaluan korban, Ni KK (13). Ini dibuktikan dengan hasil visum dari pihak Rumah Sakit.

”Masih fikir dulu. Soalnya korban belum memasukannya,”jelas I Nyoman Gede Okta Mahendra.

“Saya tetap menerima keputusan. Mudahan nanti bisa dikurangi. Saya nyesel melakukannya, ini baru pertama kali. Juga belum masuk semuanya,”sesal bujang ini.

Akibat perbuatannya, I Kadek Sadia terkena pasal 81 ayat 2 UU No 23 tahun 2002 dan pasal 82 UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dibawah umur. (*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved