Bali United Pusam
Lawan Persipura, Indra Sjafri : Para Pemain Harus Bermain Dengan Enjoy
"Lawan siapa saja kita tak perlu goyah sebelum bertanding. Termasuk lawan Persipura nanti," ujar coach Indra, Senin (6/4/2015) petang.
Penulis: Muhammad Qomarudin | Editor: Uploader bali
TRIBUN-BALI.COM, JAYAPURA - Pada laga kedua di ajang QNB League, Bali United akan melakoni partai berat melawan finalis ISL 2014, Persipura Jayapura. Laga tersebut semakin berat karena Bali United berstatus sebagai tim tamu.
Ditambah lagi saat ini Bali United bisa disebut sebagai klub yang sedang 'terluka' paskamenerima kekalahan pada laga perdana melawan Perseru Serui, kemarin.
Sementara situasi berbeda terjadi pada tim Mutiara Hitam. Persipura berhasil melalui ujian pertama dengan hasil kemenangan setelah berhasil mengalahkan Persiram Raja Ampat dua gol tanpa balas.
Namun head coach Bali United, Indra Sjafri punya anggapan berbeda. Ia menganggap Persipura sama seperti lawan-lawan yang lain. Tidak perlu ada kekhawatiran yang berlebihan terhadap lawan bertanding berikutnya nanti, Persipura Jayapura.
"Lawan siapa saja kita tak perlu goyah sebelum bertanding. Termasuk lawan Persipura nanti," ujar coach Indra, Senin (6/4/2015) petang.
Nama besar Persipura, menurutnya, jangan sampai menciutkan mental bertanding para pemain. Bali United bermain dengan gaya permaianan sendiri dan jangan sampai terlena dengan permainan lawan nanti.
"Para pemain harus bermain dengan enjoy. Dan fokus pada pertandingan," pungkasnya.
Hal senada diungkapkan oleh pelatih fisik Bali United, Nur Saelan. Pengalaman bertanding melawan dua tim besar yakni Persib Bandung dan Arema Cronus, menurutnya, menjadi bekal berharga bagi anak asuhnya sebelum melakoni laga melawan Persipura nanti.
Jika saat melawan dua klub tersebut Bali United dinilai sudah bisa mengimbangi, baik secara penguasaan bola dan kreativitas serang, bukan mustahil kalau laga melawan Persipura nanti juga demikian.
"Persib dan Arema juga tim besar. Kami sudah pernah menjajal kekuatan mereka. Itu pengalaman berharga bagi kami," ujar coach Nur.
Namun ada hal lain yang patut diwaspadai oleh anak asuhnya nanti. Menurutnya, status Persipura sebagai tim tuan rumah tentu punya pengaruh besar pada laga nanti. Bermain di kandang, menurutnya, selalu memberikan semangat lebih bagi tim tuan rumah.
"Bedanya, besok kita melawan tim besar di kandang mereka. Sedangkan saat lawan Persib dan Arema, kita selalu main di Bali," ujar coach Nur.
Ia berharap agar para pemainnya bisa tampil lepas tanpa beban yang berlebihan saat laga melawan Persipura nanti. Apapun hasilnya, menurutnya, yang paling penting adalah bagaimana pola permainan di atas lapangan bisa berjalan dengan baik.
Laga melawan Perseru kemarin kembali menjadi bukti kalau masalah penyelesaian akhir masih menjadi "PR" besar bagi Bali United.
"Kreativitas serangan tentu harus ditingkatkan. Dan tentu saja finishing touch harus segera diperbaiki lagi," katanya.(*)