Hari Kartini
Perempuan di DPRD Bali Angkanya Masih Kecil
"Kalau berdasarkan undang-undangkan harusnya mencapai 30 persen, tetapi dari total 55 anggota dewan hanya lima di antaranya perempuan,"
Penulis: Ady Sucipto | Editor: gunawan
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Mengenakan baju lengan panjang berwarna kelabu dangan setelan hitam, Ni Putu Yuli Artini anggota DPRD Provinsi Bali dari Fraksi Golkar mengatakan jumlah keterwakilan kaum perempuan yang duduk di DPRD Provinsi Bali masih tergolong kecil, Selasa (21/4/2015).
Menurutnya, keterwakilan perempuan dalam lembaga dewan jumlahnya sangat minim bila dibandingkan jumlah anggota dewan dari kaum laki-laki.
“Kalau berdasarkan undang-undangkan harusnya mencapai 30 persen, tetapi dari total 55 anggota dewan hanya lima di antaranya perempuan dan masih kecil sekali angkanya,” jelas Artini.
Hal itu disampaikannya usai mengikuti sidang paripurna terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Induk Pariwisata Provinsi Bali tahun 2014-2029 di Renon, Denpasar.
Artini mengatakan, dari pendaftaran pencalonan anggota dewan sewaktu pemilihan legislatif tahun lalu, sudah mencapai angka 30 persen tetapi yang dipilih untuk menjadi anggota dewan tidak sampai mencapai angka itu.
“Karena sebelumnya dalam pencalonan itu sudah mencapai 30 persen, tetapi untuk menjadi belum tentu,” tegasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ni-putu-yuli-artini_20150421_161416.jpg)