Hari Kartini

Tukang Sapu Wanita Ini Minta Diberi Hari Libur

Lebih jauh ia mengharapkan, di peringatan Hari Kartini bagi tukang sapu perempuan untuk diperhatikan dalam mengatur libur.

Penulis: Ady Sucipto | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/Ady Sucipto
Agung Alit tampak membersihkan sampah di perempatan Jalan Puputan Raya Selasa (21/4/3015). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -Teladan semangat Hari Kartini tidak saja untuk mereka yang berprofesi di meja kantoran belaka.

Agung Alit (44) satu diantaranya, seorang tukang sapu di Jalan Raya Puputan yang tak kenal lelah untuk membersihkan sampah di sepanjang jalan itu sejak pukul 09.00 Wita, Selasa (21/4/2015).

"Banyak orang yang memandang sebelah mata pekerjaan saya, tapi tidak apa saya melihatnya sudah iklas karena kalau saya tidak nyapu pasti sampah di mana-mana," jelas Agung ramah.

Agung mengatakan sudah sepuluh tahun lamanya bekerja sebagai tukang sapu di Dinas Pertamanan Kota Denpasar, Bali.

"Sudah sepuluh tahun jadi tukang sapu, dan saya iklas menjalani profesi saya karena setiap pekerjaan punya manfaat bagi orang lain," terangnya.

Lebih jauh ia mengharapkan, di peringatan Hari Kartini bagi tukang sapu perempuan untuk diperhatikan dalam mengatur libur.

"Harapannya tidak muluk-muluk cuma hari libur saja untuk diatur lebih baik, karena kami nggak ada liburnya," katanya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved