Eksekusi Mati Terpidana di Bali

Foto Kayu Salib Terpidana Mati Beredar, Pendeta Sindir Negara Tak Mampu

"Yang kasih perintahnya siapa? Kan negara. Ini teror negara terhadap orang-orang yang seperti ini, mereka enggak mampu, bilangnya belum ada, tetapi

Foto Kayu Salib Terpidana Mati Beredar, Pendeta Sindir Negara Tak Mampu
tribunnews.com
Salib dan peti untuk terpidana mati narkoba sudah disiapkan untuk para terpidana mati. Peti mati serta salib yang disiapkan antara lain untu dua tersangka kasus Bali Nine Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, serta terpidana asal Brazil Rodrigo Gularte, Filipina Mary Jane Veloso, Nigeria Okwudili Oyatanze dan Sylvester Obiekwe. 

TRIBUN-BALI.COM, CILACAP- Pendeta Matius Arif Mirjaja menyayangkan peredaran foto-foto bergambar kayu salib untuk pemakaman terpidana mati yang akan dieksekusi khususnya duo "Bali Nine" Myuran Sukumaran dan Andrew Chan.

(Baca: Ini Kayu Salib Bertuliskan ‘WF,29.04.2015’ dan Nama Terpidana Mati)

"Ini sudah beredar di media sosial, salib-salib mereka sudah beredar di media sosial, tanggalnya sudah ada," katanya di Dermaga Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (27/4/2015), sambil menunjukkan foto-foto bergambar kayu salib untuk pemakaman para terpidana mati yang beragama Nasrani

Matius Arif Mirjaja mengatakan hal itu saat mendampingi keluarga Andrew Chan dan Myuran Sukuraman yang akan mengunjungi dua terpidana mati asal Australia tersebut di ruang isolasi Lembaga Pemasyarakatan Besi, Pulau Nusakambangan, Cilacap.

Pada kayu salib dalam foto-foto itu tertuliskan nama-nama terpidana mati lengkap dengan tanggal kematiannya, yakni 29.04.2015.

Meskipun peredaran foto-foto itu dilakukan masyarakat, dia mengatakan bahwa negara yang memerintahkan penulisan nama terpidana mati dan tanggal kematiannya pada kayu salib tersebut.

"Yang kasih perintahnya siapa? Kan negara. Ini teror negara terhadap orang-orang yang seperti ini, mereka enggak mampu, bilangnya belum ada, tetapi tanggal sudah ditulis, tanggal matinya orang, apakah enggak ada dasar moralnya, dimana moralitas kita, belum dirilis resminya tetapi tanggalnya sudah ditulis," kata dia yang selama ini mendampingi Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.

Menurut dia, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait kapan eksekusi hukuman mati itu akan dilaksanakan.(*)

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:

Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali

Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali

Editor: gunawan
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved