EKSEKUSI MATI DUO BALI NINE

Detik-detik Eksekusi Mati, Myuran Melukis Sebanyak Mungkin Hingga Akhir

Lukisan Myuran bertitel The Second Last Day (Hari Terakhir Kedua)adalah sebuah lukisan potret diri dari Myuran yang penuh optimisme

Detik-detik Eksekusi Mati, Myuran Melukis Sebanyak Mungkin Hingga Akhir
news.au.com
Lukisan Myuran Sukumaran

TRIBUN-BALI.COM - Tidak hanya keluarga Andrew Chan yang menjenguk kemarin.

Keluarga Myuran Sukumaran, rekan Andrew di jaringan narkoba `Bali Nine’, juga dijenguk keluarga mereka.

Terlihat ibunda Myuran, Raji Sukumaran, adiknya Chinthu beserta istrinya.

Sebagaimana keluarga Andrew, Chinthu juga masih berharap pada Presiden Jokowi untuk tidak mengeksekusi kakaknya.

Dalam kunjungan kemarin, Chinthu dan keluarga menghabiskan waktu sekitar 5 jam bersama Myuran.

“Saya memohon kepada presiden untuk tidak membuat anak-anak jadi yatim, dan para perempuan jadi janda dengan eksekusi itu. Para keluarga terpidana pada bertangisan semua di dalam penjara, karena kini waktu yang tersisa tinggal hitungan jam,” kata Chinthu.

Sementara itu, salah-satu pengacara duo ’Bali Nine’, yaitu Todung Mulya Lubis, mengatakan kedua kliennya masih belum putus harapan akan datangnya keadilan.

Baru saja balik dari Nusakambangan menemani keluarga terpidana menjenguk kemarin sore, Todung membawa sebuah lukisan pemberian Myuran yang catnya masih basah.

“Myuran dan Andrew yakin bahwa keadilan semestinya berlaku, dan lukisan ini menunjukkan pada kita bahwa kita tak semestinya menyerah,” kata Todung.

Menurut Todung, lukisan Myuran bertitel The Second Last Day (Hari Terakhir Kedua) itu dilukis pada Minggu (26/4/2015) malam.

Halaman
123
Penulis: Sunarko
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved