Breaking News:

Tamblingan Bersih, Akan Dijadikan Kawasan Konservasi dan Kawasan Suci

Rencana kami selanjutnya akan mengelola kawasan ini menjadi kawasan wisata spiritual, kami tidak akan membuat apa-apa di sini

Tribun Bali
Warga dari Catur Desa Adat Dalem Tamblingan bersama Pegawai Negeri Sipil (PNS) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Buleleng bersih-bersih di kawasan Danau Tamblingan bekas pemukiman yang digusur, Jumat (1/4/2015). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Warga dari Catur Desa Adat Dalem Tamblingan bersama Pegawai Negeri Sipil (PNS) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Buleleng melaksanakan kegiatan bersih-bersih di kawasan Danau Tamblingan bekas pemukiman yang digusur, Jumat (1/4/2015).

Klian Desa Pakraman Munduk, Jro Putu Ardana mengatakan, setelah berhasil menggusur warga yang menempati pemukiman di kawasan danau, pihaknya akan mengelola kawasan itu bersama Catur Desa yang terdiri dari Desa Munduk, Gobleg, Gesing dan Umejero.

“Rencana kami selanjutnya akan mengelola kawasan ini menjadi kawasan wisata spiritual, kami tidak akan membuat apa-apa di sini. Bangunan hanya berupa pondok menega, yang itu sifatnya tidak permanen. Di mana menega memiliki tugas sebagai Jaga Wana dan Jaga Teleng, mereka akan memiliki pondok sementara, bukan pondok permanen,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana mengatakan, ia akan mengembalikan fungsi kawasan itu sebagai kawasan konservasi dan kawasan suci.

“Kami akan melakukan penanaman pohon dan penebaran benih. Bangunan yang boleh berdiri di sini hanya sejenis bale bengong, dan balai serba guna untuk mendukung lokasi bertebuh di sekitar Pura Gubug. Tidak boleh ada pemukiman atau pedagang di sini, kami akan terus tata kawasan ini,” katanya.(*)

Penulis: Lugas Wicaksono
Editor: gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved