Ini Detik-detik Terakhir Pemakaman Myuran Sukumaran, Penuh Uraian Air Mata

"Anak saya ditangkap pada ulang tahunnya yang ke-24," katanya. Ia telah berusaha keras selama 10 tahun terakhir untuk menghentikan eksekusi itu

Ini Detik-detik Terakhir Pemakaman Myuran Sukumaran, Penuh Uraian Air Mata
news.com.au
Mobil jenazah yang membawa peti mati Myuran Sukumaran tiba di Gereja Dayspring 

TRIBUN-BALI.COM - Pelayat diminta untuk memberikan penghormatan untuk Myuran Sukumaran atas “pengabdian dan dedikasi selama seumur hidupnya”.

Selama kebaktian yang penuh keharuan, Sukumaran dinilai sebagai orang yang baik dan telah menebus dosa-dosanya.

Disampaikan pada pelayat, kematian Sukumaran bukanlah dikenang sebagai seorang tahanan, namun sebagai manusia baru sejak 10 tahun terakhir.

Itu adalah pesan yang disampikan keluarga dari pria yang berusia 34 tahun ini kepada pelayat saat mereka memasuki gereja Dayspring di Castle Hill pagi ini, Sabtu (9/5/2015).

Pesan itu ditulis pada akhir halaman pertama dari lembar susunan acara kebaktian, diperuntukkan kepada semua orang yang datang mengucapkan salam perpisahan terakhir pada penyelundup narkoba Bali Nine.

Pastor Mithran Chellappah menjelaskan, pencapaian Myuran lebih banyak selama ia di penjara, hal ini membuktikan ia telah berubah.

Dia meminta semua orang untuk memberikan Myuran penghormatan atas pencapaiannya selama ini,  sebelum Myuran dipindahkan oleh pamannya dari gereja ke pemakaman pribadi milik keluarga dan teman-temannya.

Selama upacara, Ibu Sukumaran, Raji menahan air mata saat ia mengatakan kepada pelayat, saat ini ia tetap mengucapkan teirmakasih kepada Tuhan atas “pengampunan untuk anak Saya", bukan ucapan terimakasih pada Tuhan "untuk kehidupan anak Saya".

Halaman
123
Penulis: Ida A M Sadnyari
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved