Kompas Gelar Workshop Cerpen Bersama Budi Darma di BB Bali
Workshop cerpen Kompas wilayah Bali akan menghadirkan sastrawan Budi Darma dan Gde Aryantha Soetama.
Penulis: Ni Ketut Sudiani | Editor: Kander Turnip
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Workshop cerpen Kompas wilayah Bali akan menghadirkan sastrawan Budi Darma dan Gde Aryantha Soetama.
Acara berlangsung di Bentara Budaya Bali, Jalan Prof Dr Ida Bagus Mantra No 88A, Ketewel, Gianyar, Bali, Jumat (22/5/2015), mulai pukul 08.00 Wita.
Workshop digelar serangkaian perayaan 50 tahun harian Kompas yang berpuncak pada Juni mendatang. Acara dipusatkan di beberapa kota di Indonesia, di antaranya Padang Panjang, Bandung, Makassar, dan Jakarta.
Budi Darma dan Gde Aryantha Soetama telah meraih berbagai penghargaan. Beberapa kali karya Budi Darma terpilih dalam Cerpen Terbaik Pilihan Kompas, antara lain ‘Derabat’ (1999), ‘Mata Yang Indah’ (2001) dan “Laki-Laki Pemanggul Goni” (2013).
Alumni International Writing Program di Universitas Iowa itu juga dianugerahi Penghargaan Pengabdian Penulisan Cerpen dari Kompas (2003).
Kumpulan cerpen Aryantha, Mandi Api (Penerbit Buku Kompas, 2006) meraih penghargaan Khatulistiwa Literary Award (2006).
Buku itu diterjemahkan ke bahasa Inggris menjadi Ordeal by Fire (2009) oleh Vern Cork. Dua cerpennya terpilih sebagai Cerpen Pilihan Kompas (1993 dan 1994).
“Selain pemaparan dari kedua narasumber, workshop akan diisi dengan sesi observasi dan pelatihan menulis dengan berkunjung ke pasar Guwang. Karya para peserta, nantinya akan dinilai dan dievaluasi oleh pembicara,” ucap Vanesa Martida, koordinator Workshop Cerpen Kompas 2015 wilayah penyelenggaraan di Bali.
Workshop diikuti 40 peserta yang telah lolos seleksi oleh dewan kurator. Hingga akhir waktu pengiriman naskah, Sabtu (25/4/2015) lalu, tercatat 108 peserta yang mengirimkan karya.
Selain dari Bali, mereka berasal dari wilayah Jawa Timur, NTB, NTT dengan sebaran kota meliputi Blitar, Malang, Pasuruan, Jombang, Jember.
Ada pula peserta dari Tuban, Sidoarjo, Madura, Probolinggo, Ponorogo, Surabaya, Kupang, Flores Timur, Ngada, Lombok, Mataram, Maumere. Naskah yang masuk juga berasal dari hampir seluruh wilayah kabupaten dan kota di Bali. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/budi-darma_20150521_192913.jpg)