Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Curiga, Mantra Sempat Dobrak Kamar Gustut Andi Korban Bunuh Diri

Gustut Andi ditemukan tewas tergantung di kusen jendela kamarnya sekitar pukul 09.30 Wita. Ia diduga nekat gantung diri, karena sempat cekcok

Penulis: I Gede Jaka Santhosa | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
facebook

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Kasus gantung diri kembali terjadi di Kabupaten Jembrana, Bali, Senin (1/6/2015).

Adalah Ida Bagus Andi Wirata (34) alias Gustut Andi asal Banjar Taman, Desa Batuagung, Kecamatan/Kabupaten Jembrana.

Ia diduga nekat gantung diri, karena sempat cekcok dengan kekasihnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Bali kemarin, Gustut Andi ditemukan tewas tergantung di kusen jendela kamarnya sekitar pukul 09.30 Wita.

(BERITA TERKAIT: Cekcok Dengan Pacar, Warga Jembrana Bali Ini Tewas Gantung Diri)

Ia ditemukan ayahnya Ida Bagus Mantra (66) serta kakaknya, Ida Ayu Astiari.

Saat itu, Mantra akan membangunkan korban karena Gustut tak keluar-keluar kamarnya.

Namun ia tak terbangun juga.

Merasa curiga dan tak bisa membuka pintu kamar, keduanya memilih mendobrak pintu.

Mereka menemukan korban sudah tergantung di kusen jendela kamarnya mengenakan selendang putih sepanjang 1,5 meter.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, sebelumnya yaitu Minggu (31/5/2015), Gustut sempat bertengkar melalui telepon dengan pacarnya.

Sehari sebelum meninggal, Minggu (31/5/2015) sekitar pukul 19.11 Wita, Gustut juga sempat memposting status di akun Facebook miliknya dengan nama pengguna Gustut Andi.

Ia meminta maaf kepada keluarga dan teman-temannya apabila ada kesalahannya baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.

Bahkan, pada Selasa (26/5/2015) lalu ia juga sempat memposting status yang mencurahkan rasa sakit hatinya kepada seseorang.

Gustut kembali berucap terima kasih kepada Tuhan.

(BERITA TERKAIT: Kekasih Pria yang Gantung Diri di Jembrana Menangis Histeris)

Kapolsek Kota Negara, Kompol I Made Prihenjagad mengakui adanya peristiwa gantung diri tersebut.

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan hasil pemeriksaan dari dokter Puskesmas Jembrana, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Tadi setelah diperiksa dokter juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Ini murni gantung diri," katanya. (*)

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:

Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali

Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved