Liputan Khusus

Detektif Cenayang Julukan AS Bagi Paranormal Pembantu Penyelidikan

Kemampuan para detektif cenayang itu antara lain penerawangan masa lalu, psikometri menjelaskan kejadian lewat bukti-bukti fisik yang sudah ditemukan

Detektif Cenayang Julukan AS Bagi Paranormal Pembantu Penyelidikan
tribunnews.com
Ilustrasi paranormal 

TRIBUN-BALI.COM - Di negara-negara Barat, peran paranormal dalam penyelidikan juga ada, kendati tidak diakui secara resmi.

Di Amerika Serikat (AS), sebutan untuk paranormal yang turut membantu tugas penyelidikan aparat penegak hukum biasa disebut sebagai detektif cenayang (psychic detective).

Kemampuan para detektif cenayang itu antara lain penerawangan masa lalu, psikometri (menjelaskan kejadian lewat bukti-bukti fisik yang sudah ditemukan), telepati (komunikasi batin), dan penerawangan (remote viewing).

(BERITA TERKAIT: Ini Kasus yang Sukses dan Gagal Diungkap dengan Bantuan ‘Orang Pintar’)

Sebuah survei di AS menunjukkan bahwa departemen kepolisian di 50 kota besar di negara itu mengakui bahwa sepertiga dari mereka menerima petunjuk, informasi atau ramalan dari cenayang untuk penyelidikan.

Namun, di AS setiap informasi yang diterima aparat penegak hukum, termasuk dari detektif cenayang, harus dikaji secara profesional lebih dulu sebelum ditindaklanjuti.

Yang unik, di Amerika penggunaan cenayang untuk penyelidikan kepolisian lebih banyak terjadi di kota-kota besar daripada kota kecil.

(BERITA TERKAIT: 'Orang Pintar' Susah Lacak Penjahat yang Terus Gerak)

Seorang mantan investigator senior FBI (Badan Penyelidikan Federal AS) menyatakan bahwa cenayang boleh digunakan hanya sebagai “jalan terakhir” ketika upaya profesional sudah mentok.

Itupun petunjuk cenayang harus diperlakukan dengan hati-hati, dan kebanyakan terkait dengan urusan identifikasi karakter si penjahat atau pelacakan lokasi korban pembunuhan.(*)

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:

Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali

Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali

Penulis: Sunarko
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved