Breaking News:

Investor Segera Bangun Resor di Tanah Batu Ampar

Suratnya memang benar sudah masuk. Tentu kami menyambut baik karena sebentar lagi di tempat itu akan dibangun akomodasi untuk pariwisata.

Penulis: Lugas Wicaksono | Editor: Kambali
Tribun Bali/Lugas Wicaksono
Pagar yang dipasang di tepi pantai kawasan wisata Batu Ampar, Desa Pejarakan, 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - PT PAP akan segera memulai pembangunan resor di atas tanah yang masih disengketakan petani di Banjar Dinas Batu Ampar, Desa Pejarakan, Buleleng. Rencananya mereka akan memulai meletakkan batu pertama pada Senin (15/06/2015) pekan depan.

Perbekel Pejarakan, Made Astawa membenarkan hal tersebut. Menurutnya, PT PAP telah berkirim surat ke desa perihal kegiatan peletakan batu pertama tersebut.

Ia mengaku senang dengan rencana tersebut. Mengingat tidak lama lagi akan berdiri akomodasi wisata yang dapat mengembangkan pariwisata di desanya. Sekaligus dapat menyerap tenaga kerja dari warga di desanya.

Namun, ia masih belum mengetahui lokasi peletakan batu pertama. Menurutnya, surat itu tidak menjelaskan lokasi yang tepat untuk meletakkan batu pertama.

“Suratnya memang benar sudah masuk. Tentu kami menyambut baik karena sebentar lagi di tempat itu akan dibangun akomodasi untuk pariwisata. Tapi lokasi tepatnya di mana saya masih belum tahu,” ujar Astawa.

PT PAP sebelumnya telah memiliki Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor 2 tahun 1991 setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng yang memiliki Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Nomor 1 tahun 1976 memberikannya kepada mereka pada 1991. HGB itulah yang dijadikan dasar investor ini untuk mendirikan akomodasi wisata berupa resor.

Kepala Badan Pelayanan Terpadu (BPT) Buleleng, Putu Karuna mengatakan, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) PT PAP telah terbit pada bulan ini. Terbitnya IMB ini menyusul tuntasnya izin prinsip seperti Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang menjadi persyaratan untuk diterbitkannya IMB. Menurutnya, jika IMB sudah diterbitkan maka PT PAP telah berhak mendirikan bangunan di atas tanah tersebut.

“Yang untuk hotel di Pejarakan punya PAP sudah terbit IMB-nya, bulan-bulan ini baru terbitnya. Artinya izin prinsip seperti AMDAL juga sudah dipenuhi, kalau sudah ada IMB ya silakan kalau mau mendirikan bangunan,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved