Masuk SMA Negeri Lewat Jalur Miskin Sepi Peminat, 98,4 Persen Belum Terisi

Dari 592 kursi yang disiapkan pemerintah, hanya 10 orang yang mendaftar. Ini syarat untuk bebas biaya sekolah melalui jalur ini...

Masuk SMA Negeri Lewat Jalur Miskin Sepi Peminat, 98,4 Persen Belum Terisi
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Ilustrasi belajar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hingga hari terakhir pendaftaran masuk SMA negeri lewat jalur siswa miskin di Kota Denpasar, Bali, Rabu (17/6/2015), peminatnya masih sangat sepi.

Dari 592 kursi yang disiapkan pemerintah, hanya 10 orang yang mendaftar.

Artinya 98,4 persen jatah masuk lewat jalur siswa miskin belum terisi.

Kepala Bidang Bina Program Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Made Merta, menduga sepinya peminta lewat jalur tersebut karena syarat yang harus dipenuhi sangat ketat.

"Memang syarat yang harus dipenuhi sekarang sangat ketat. Hal itu bertujuan untuk mencegah ada pihak-pihak yang bermain 'di bawah'. Memang kami sengaja perketat ini. Ya, kalau ada yang berminat lagi, kami pasti fasilitasi dan beri toleransi soal waktu pendaftarannya. Karena Denpasar memang tidak ingin ada anak yang sampai putus sekolah," ujar Merta di ruang kerjanya, Kamis (18/6/2015).

Merta menjelaskan, beberapa upaya yang telah dilakukan pihaknya dalam rangka menyukseskan program ini, di antaranya sudah melakukan sosialisasi ke semua kepala sekolah, baik di SD, SMP, dan SMA, bahkan ke kalangan DPRD.

"Sudah, semua sudah kami sosialisasikan itu," jelasnya.

Merta mengatakan, pihaknya sudah melalukan kesepakatan dengan 8 sekolah negeri di Denpasar bahwa semua sekolah negeri harus menerima sekolah yang masuk melalui jalur miskin tanpa kecuali.

Terlebih, dalam program ini siswa siswi yang sudah dinyatakan melengkapi persyaratan bebas memilih sekolah mana yang hendak ia masuki.

Namun demikian, Merta mengatakan, secara psikologis, tidak mungkin siswa miskin mau berbaur dengan sekolah-sekolah yang notabene siswanya ke sekolah mengendarai mobil.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved