Breaking News:

Tanam Padi di Tampaksiring Pecahkan Rekor Dunia

Penanaman padi menggunakan teknik system of rice intensification (SRI) yang dipadukan dengan teknik jajar legowo di lahan seluas 10,57 hektare (Ha)

Tribun Bali
Kepala Kanwil BI Bali, Dewi Setyowati beserta stakeholder terkait saat menanam bibit padi di sawah seluas 10,57 Ha untuk memecahkan rekor Muri di Subak Pulagan, Tampaksiring, Gianyar Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penanaman padi menggunakan teknik system of rice intensification (SRI) yang dipadukan dengan teknik jajar legowo di lahan seluas 10,57 hektare (Ha) di Subak Pulagan memecahkan rekor dunia dan tercatat di Museum Rekor-Dunia (Muri) sebagai rekor ke 7008, Selasa (7/7/2015).

Rekor yang diberikan oleh Muri ini ditambatkan kepada tiga kandidat, yakni Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Gianyar dan Subak Pulagan Tampaksiring, Gianyar.

Sebelum rekor ini diberikan pada Selasa siang, terlebih dahulu dilangsungkan menanam padi bersama sedari pukul 19.00 Wita dengan melibatkan 777 penanam yang terdiri dari 100 perwakilan Polri, 150 TNI angkatan darat (AD), 212 stakeholder terkait dari Bupati Gianyar, Dinas Pertanian, BPS, BI Kanwil Bali, Bulog, Ormas Pemuda, Jegeg Bagus Gianyar, PLKB, UPT KB dan Forum Anak Daerah, serta 315 orang petani.

Menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Dewi Setyowati, teknik penanaman dengan menggunakan teknik SRI atau jajar legowo ini adalah teknik yang ramah lingkungan karena menggunakan pupuk organik.

Intinya kata dia, teknik jajar legowo ini memudahkan petani menanam bibit padi, sehingga akan mengurangi cost untuk membayar buruh. Selain itu, satu tangkai dari sebuah tanaman padi bisa menghasilakan 352 butir padi.

Sementara itu, Sri Widayati selaku Senior Manager Muri Indonesia mengatakan bahwa ada beberapa kriteria untuk bisa masuk Muri.

Ada 4  kriteria utama atau dengan nama PPUL, yang merupakan singkatan dari Paling Pertama Unik Langka.

Muri datang ke Tampaksiring ini untuk memberikan rekor kepada penanaman padi dengan lahan terluas yakni 10,57 Ha dan terdiri dari 47 subak.

“Untuk pemecahan rekor penanaman  padi serentak dengan luas lahan hingga 10 Ha, baru pertama kali di sini. Namun ada rekor sejenis dengan cara berbeda,” katanya.

Keunikannya kata dia, karena lahannya luas dan penanaman padinya serentak dilakukan satu hari pada lahan terluas.(*)

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: gunawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved