Citizen Journalism

BMKG: Fenomena El Nino Agustus – Desember, Ini Dampaknya di Bali

Apa itu fenomena El Nino? El Nino adalah suatu gejala penyimpangan suhu muka laut yang terjadi di Samudera Pasifik sekitar equator.

BMKG: Fenomena El Nino Agustus – Desember, Ini Dampaknya di Bali
Tribun Bali/Rizal Fanany
Para Petani tengah mengambil air di sumur buatan di subak renon, Desa renon, jalan Tukad Balian, Denpasar. Senin (29/9/2014). Puluhan hektar lahan pertanian di daerah tersebut mengalami kekeringan akibat saluran irigasi mengering di musim kemarau ini sehingga setiap harinya para petani menggantungkan air dari sumur buatan tersebut. 

Oleh: I Wayan Suardana SE MM

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah III

TRIBUN-BALI.COM - Musim kemarau tengah melanda sebagian wilayah Indonesia, termasuk Bali.

Sejak Mei hampir di seluruh wilayah Bali sudah mengalami musim kemarau.

Daerah yang mengalami musim kemarau paling awal di wilayah Bali adalah Tabanan bagian selatan, Badung bagian selatan, dan Kota Denpasar.

Di wilayah tersebut musim kemarau telah terjadi sejak akhir Maret.

Kemudian, sebagian besar wilayah Bali memasuki musim kemarau pada Mei.

Daerah yang mengalami musim kemarau paling akhir di wilayah Bali adalah Tabanan bagian barat dan Jembrana bagian selatan.

Wilayah tersebut baru memasuki musim kemarau pada pertengahan Juni.

Musim kemarau identik dengan pengurangan jumlah curah hujan yang terjadi, kondisi pada akhirnya akan berdampak terhadap terjadinya kekeringan secara meteorologis.

Halaman
123
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved