Lagi Ngetrend, ASI Dijadikan Cincin Seperti Batu Akik

Ide unik ini awalnya digagas seorang ibu bernama Vickie Krevatin. Dia berhenti dari pekerjaanya dan memilih untuk menjadi pebisnis perhiasan ASI.

Editor: imam hidayat
mirror.co.uk
Ibu-ibu Inggris kini sedang menggandrungi perhiasan berbahan air susu alias ASI. 

TRIBUN-BALI.COM, INGGRIS - Jika masyarakat di Indonesia sedang tergila-gila dengan batu akik, berbeda dengan di Inggris.

Banyak ibu-ibu di Inggris kini sedang menggandrungi perhiasan berbahan air susu alias ASI.

Mereka menyukai perhiasan itu karena dapat dipakau untuk mengenang kelahiran anak-anak mereka.

Ide unik ini awalnya digagas seorang ibu bernama Vickie Krevatin.

Dia berhenti dari pekerjaanya sebagai seorang auditor dan memilih untuk menjadi pebisnis perhiasan ASI.

 

Semula, dia hanya ingin menyimpan sedikit ASI-nya untuk mengenang kedekatannya dengan anaknya yang bernama Jessy.

Caranya, sampel ASI dikeraskan dengan cara dimasukan ke dalam cairan resin.

ASI yang sudah mengeras itu bisa dibentuk sesuai dengan keinginan. Misalnya dipakai sebagai liontin atau manik-manik untuk gelang, dan juga cincin.

 

Namun, ternyata tidak semua orang senang dengan ide unik Vickie Krevatin yang membuat perhiasan dari ASI.

Beberapa yang menolak ide perempuan pendiri Mom’s Own Milk itu di antaranya pemilik toko barang seni Etsy.

Mereka menilai, tidak etis membuat sebuah produk seni dari sesuatu yang diambil dari tubuh manusia.

Tapi Vickie tetap bersikukuh dengan idenya tersebut.

“Saya tidak tahu kenapa mereka menyambut negatif ide saya. Mereka menyebutnya menjijikkan. Tapi faktanya, yang memesan (perhiasan ASI) pada saya cukup banyak,” ujarnya seperti dilansir Daily Mail.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved