Beginilah Proses Penyelamatan Sukimin yang Terperosok ke Sumur

Putra Malikayasa (18) masih ingat saat Sukimin (27) terperosok ke dalam lubang sumur di tempatnya bekerja Jalan Kebo Iwa, Denpasar, Minggu (9/8/2015)

Beginilah Proses Penyelamatan Sukimin yang Terperosok ke Sumur
Tribun Bali
Sejumlah pekerja saat melihat kondisi sunur yabg sudah ditutup dengan triplek di sebuah bangunan Jakan Kebo Iwa, Denpasar, Minggu (9/8/2015). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Putra Malikayasa (18) masih ingat saat Sukimin (27) terperosok ke dalam lubang sumur di tempatnya bekerja Jalan Kebo Iwa, Denpasar, Minggu (9/8/2015) sekitar pukul 09.30 Wita.

Kala itu bersama dengan temannya tersebut ia sedang memindahkan penutup lubang sumur.

"Tiba-tiba teman saya langsung tercebur di sumur karena salah melangkah. Dia jatuh ke dalam sumur yang kedalamannya mencapai 20 meter," jelas pria yang kerap disapa Yasa ini.

Sesaat setelah tercebur, temannya tersebut sempat meminta tolong kepadanya. Sadar, bahaya sedang mengintai temannya. Yasa kemudian memanggil pekerja lainnya untuk menolong Sukimin. 

"Lubangnya kecil mungkin hanya cukup satu orang saja," jelas Bambang, teman yang membantu Yasa.

Tak hanya itu, tantangan lain saat megevakuasi temannya tersebut adalah kondisi lubang yang gelap.

Ia mengatakan, karena kondisi itu bagian tubuh Sukimin tidak kelihatan. Beruntung, saat ia mendekati dasar sumur, pekerja yang belum sebulan bekerja di tenpat tersebut sempat memanggilnya.

"’Tolong’, begitu katanya. Saya kemudian tahu lokasi teman tersebut," ucapnya.

Bambang menambahkan, setelah tahu posisinya, dibantu temannya yang berada di atas sumur, ia kemudian segera mengevakuasi Sukimin.  Tali ia lilitkan ke tubuh Sukimin.

"Terus ditarik sampai ke atas. Beruntungnya ia masih hidup meski kedalaman sumur mencapai 20 meter," katanya.

Kapolsek Denpasar Barat AKP Wisnu Wardana mengatakan setelah berhasil dievakuasi, Sukimin kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sanglah.

Ia memastikan bahwa korban saat itu dalam kondisi selamat.

"Korban selamat, hanya lecet dan tensinya naik," katanya.(*)

Penulis: Edi Suwiknyo
Editor: gunawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved