Usai Minta Foto, Petugas Imigrasi Bandara Ngurah Rai Raba Bagian Terlarang

Sesampai di pemeriksaan barang tersebut, seorang petugas Imigrasi berinisial NAS (31) meminta korban untuk mengikutinya ke lorong toilet.

Usai Minta Foto, Petugas Imigrasi Bandara Ngurah Rai Raba Bagian Terlarang
tribunnews.com
ilustrasi pelecehan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus dugaan pelecehan petugas Imigrasi Bandara Ngurah Rai terhadap WNA asal Australia terus berlanjut.

Polsek KP3 Bandara I Gusti Ngurah Rai menggelar rekonstruksi terhadap NAS (31), petugas Imigrasi ini.

(Baca Juga Berita Terkait: Kasus Pelecehan Seksual Meningkat Tiap Tahunnya di Denpasar)

Kasus ini sempat tak tersentuh media karena baik Polsek KP3 Bandara dan Imigrasi menutup rapat laporan pelecehan terhadap bule asal Australia ini.

Informasi yang dihimpun Tribun Bali menyebutkan, sebenarnya peristiwa ini terjadi pada 20 Februari 2015 silam.

Kala itu, sekitar pukul 18.00 Wita, seorang turis asal Australia, GJ (56) baru saja mendarat di Bandara Ngurah Rai.

Seperti lazimnya di bandara international, setelah turun GJ pun menurunkan barang bawaannya.

Ia kemudian menuju ke ruang pengecekan barang di bandara tersebut.

Sesampai di pemeriksaan barang tersebut, seorang petugas Imigrasi berinisial NAS (31) meminta korban untuk mengikutinya ke lorong toilet.

Di sana, GJ diajak untuk foto bersama.

Halaman
12
Penulis: Edi Suwiknyo
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved