Citizen Journalism

Anak-anak Muda Kampanyekan Nilai Antikorupsi Melalui Media Film

Pemberantasan korupsi akan berhasil jika masyarakat terlibat aktif dalam gerakan antikorupsi yang mendorong kesadaran menciptakan perubahan sosial.

Anak-anak Muda Kampanyekan Nilai Antikorupsi Melalui Media Film
istimewa
Diskusi Anti Corruption Film Festival (ACFFest) 2015, Sabtu (08/08/2015) di Bentara Budaya Bali.

SEKITAR 457 mahasiswa-mahasisi dan siswa-siswi SMA-SMK se-Bali menyatakan sikap untuk turut mengkampanyekan nilai-nilai antikorupsi pada kegiatan yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) "Movie Day" serangkaian Anti Corruption Film Festival (ACFFest) 2015 pada Sabtu (08/08/2015) di Bentara Budaya Bali, Komplek Perkantoran Kompas Gramedia Jalan IB Mantra 88A, Ketewel, Gianyar.

Penyelenggaraan Roadshow Movie Day di Bali ini merupakan hasil kerjasama dengan Bentara Budaya Bali. Kegiatan ini telah dimulai sejak pukul 15.00 Wita mengagendakan beberapa program, di antaranya: workshop video citizen journalism bersama Alexander Wibisono (kepala peliputan Kompas TV), workshop film bersama Yoseph Anggie Noen (sutradara), talkshow bersama Dhedy Adhi Nugroho (Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK RI) dan Ary Nugroho (MSI), serta pemutaran film terpilih nominasi ACFFest 2014.

Mengusung tema "Make Your Move, Make Your Mov!e", KPK yang tidak hanya melakukan penindakan terhadap pejabat yang tersangkut kasus korupsi, turut mendorong masyarakat melakukan gerakan sosial antikorupsi untuk masa depan Indonesia yang lebih baik, melalui medium film sebagai penyampai pesan.

Menurut Dhedy Adhi Nugoroho, perwakilan Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK RI, peran serta masyarakat sangat penting dalam upaya pemberantasan korupsi.

"Pemberantasan korupsi akan berhasil jika masyarakat terlibat dan berperan serta secara aktif dalam gerakan antikorupsi yang mendorong kesadaran untuk menciptakan perubahan sosial. ACFFest merupakan salah satu bentuk kampanye antikorupsi yang dikemas dalam budaya pop agar lebih mudah diterima oleh masyarakat umum," jelasnya.

Roadshow ACFFest 2015 juga dimaknai dengan Kompetisi "Bikin Film Bareng KPK" yang memberikan kesempatan terhadap generasi muda di Bali untuk membuat film pendek yang akan mendapat dana produksi dari KPK sebesar Rp 10 juta. Kompetisi ini dimenangkan oleh Made Birus dengan judul ide film "Pengen HP".

Kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan di Bali, namun juga di sembilan kota lainnya yakni: Cirebon (Jawa Barat), Jember (Jawa Timur), Purbalingga (Jawa Tengah), Pekanbaru (Riau), Pontianak (Kalimantan Barat), Sumbawa (NTB), Kendari (Sulawesi), Lhokseumawe (Aceh), dan Jakarta. (*)

Kiriman: Vanesa Martida
Mahasiswa Jurusan Biologi, FMIPA, Unud

Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved