Ditangkap Saat Teler, Artis AS Layani Pria Hidung Belang Sejak Senin
"Setahu saya, dia sudah melayani tamu sejak Senin (31/8/2015). Tapi belum tahu dia sudah melayani berapa tamu," tambahnya.
TRIBUN-BALI.COM, SURABAYA - Artis ibu kota yang terlibat protitusi di Surabaya diketahui berinisial AS. Informasi soal artis ini masih sangat minim.
Seperti dilansir di Suryamalang.com (Tribun network) Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Takdir Mattanete menyebutkan artis AS masih berusia sekitar 23 tahun.
(Baca: Artis Jakarta Diamankan di Surabaya Terkait Prostitusi, 28 Kondom Disita )
AS yang dikenal di dunia modeling dan sinetron ini diketahui belum bersuami.
Menurutnya, AS sempat mengaku sebagai artis saat diperiksa penyidik. Pengakuan ini juga diperkuat dengan koleksi fotonya.
"Saat ditangkap, dia dalam kondisi on alias teler," kata Takdir, Kamis (3/9/2015).
Tapi petugas tidak menemukan narkoba atau barang bukti terkait narkoba di lokasi.
Dia menduga AS mengkonsumsi narkoba jenis ekstasi. Dugaan ini diperkuat dengan hasil tes urine terhadap AS.
Tujuannya datang ke Surabaya tidak hanya melayani pria hidung belang.
Kebetulan AS sedang ada jadwal shoting sinetron. Tapi Takdir belum mendapat informasi sejak kapan AS berada di Surabaya.
"Setahu saya, dia sudah melayani tamu sejak Senin (31/8/2015). Tapi belum tahu dia sudah melayani berapa tamu," tambahnya.
Sebelumnya, prostitusi yang melibatkan artis Jakarta masih terjadi. Kali ini kejadian terjadi di Surabaya.
Satreskrim Polrestabes Surabaya mengungkap protitusi yang melibatkan artis di Surabaya.
Belum diketahui peran artis dalam kasus ini. Satreskrim menetapkan dua orang sebagai tersangka.
Polisi menyita 28 kondom dalam pengungkapan prostitusi yang melibatkan artis.
Saat ini anggota Satreskrim masih membeber barang bukti (BB) untuk rilis dihadapan media.
Selain menyita kondom belum pakai, petugas juga menyita uang Rp 13,2 juta dan tiga kunci kamar, lima ponsel, dan tiga bill hotel.
Artis berinisial AS ternyata menjadi korban dalam praktek prostitusi.
Selain itu, ada empat korban lain yang berinisial CL, CT, CN, dan CK.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/prostitusi-ilustrasi_20150903_221726.jpg)