Terima Jabatan Kepala Imigrasi Ngurah Rai, Widodo Tekankan Ini

Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, Yosep HA Renung Widodo mengatakan, adanya tindakan kriminal di Indonesia merupakan salah satu bukti tindak

Terima Jabatan Kepala Imigrasi Ngurah Rai, Widodo Tekankan Ini
Tribun Bali
Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, Yosep HA Renung Widodo (seragam hitam, tengah) bersama jajaran seusai menerima jabatan. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Setelah sempat kendor dengan terhentinya pemeriksaan warga negara (WNA) Tiongkok yang diduga melakukan kejahatan melalui internet di Indonesia, petugas Imigrasi melalui Direktorat Jendral Imigrasi harus melakukan koordinasi intens dengan petugas jajaran hukum lainya.

Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, Yosep HA Renung Widodo mengatakan, adanya tindakan kriminal di Indonesia merupakan salah satu bukti tindak kejahatan yang secara tidak langsung sudah merugikan negara.

Oleh sebab itu, melalui perintah Direktur Jendral Imigrasi Ronny F Sompie, Imigrasi harus mengajak instansi kepolisian dan Kementerian Komunikasi dan Informasi.

‎"Karena di Indonesia ada yang mengatur, memberikan sarana prasarana, maka imigrasi harus bisa memakai semua pasal kejahatan. Selanjutnya, imigrasi memberikan informasi ke petugas jajaran terkait. Dengan begitu, pelaku (WNA) prantara (pemberi fasilitas) dan pelaku utama bisa ditemukan," jelas Renung Widodo.

Hari ini Yosep HA Renung Widodo menerima jabatan Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai dari Pelaksana Tugas Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, T Sabaru di Aula Pertemuan Imigrasi Kelas I Denpasar Bali, Kamis (3/9/2015).(*)

Penulis: Manik Priyo Prabowo
Editor: gunawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved